Kesehatan

Makanan Ini Membantu untuk Fokus

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 03 April 2019
Makanan Ini Membantu untuk Fokus

Makanan memiliki karakternya masing-masing yang memberikan manfaat pada tubuh. (Foto: Pixabay/wirdefalks)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERNYATA makanan yang dikonsumsi memiliki karakternya masing-masing. Tentunya berhubungan dengan kebutuhan dari orang yang memakannya. Namun umumnya orang tidak sadar kalau makanan yang dikonsumsi memiliki karakternya masing-masing. Misalnya kamu butuh untuk fokus dalam beraktivitas maka yang dibutuhkan adalah cokelat hitam untuk dikonsumsi.

Laman fashionbeans mengungkapkannya dari pembeberan para praktisi gaya hidup. Seperti ahli nutrisi dan kebugaran. Bila kamu membutuhkan makanan untuk memfokuskan diri pada aktivitas, sebaiknya mengonsumsi makanan berikut ini.


Bubur

bubur oats
Bubur oats dapat membantu mendapatkan energi sepanjang hari. (Foto: Pexels/Flo Dahm)

Semangkuk bubur dapat membantu hari kamu lebih baik. Namun bukan bubur nasi yang kita kenal, melainkan bubur oats. Oats merupakan makanan yang kaya karbo dan dapat membantu kamu awet kenyang dan memiliki energi yang banyak, demikian disampaikan oleh Georgia Head, nutrisionis pada Fresh Fitness Food. Campurkan madu pada bubur oats, ini akan membantu menjaga tingkat gula darah lebih stabil.


Cokelat hitam

cokelat
Cokelat hitam membantu melebarkan aliran darah. (Foto: royceconfectusa)

Di dalam cokelat hitam terdapat zat bernama polifenols yang dapat melebarkan aliran darah. Dengan demikian akan membuat tekanan darah dalam kondisi baik. Ini juga sangat membantu menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh. Dampak positif yang ditimbulkan adalah membantu meningkatkan kesehatan otot, otak dan organ.


Ayam tanpa lemak

ayam
Ayam tanpa lemak adalah makanan berenergi. (Foto: Pexels/Public Domain Pictures)

Keith McNiven personal training dan pendiri Right Path Fitness seperti yang dimuat dalam laman Fashionbeans mengatakan bahwa ayam tanpa lemak adalah makanan berenergi. Menurut McNiven mengonsumsi protein akan membantu kamu merasa lebih kenyang. Bahkan dapat meningkatkan fungsi kinerja otak dan membantu kamu lebih siaga. Jika ayam tanpa lemak jadi menu makan siang, maka di sore hari kamu memiliki energi yang lebih tinggi.


Teh hijau

teh hijau
Memiliki zat thymine mempertahankan energi. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Menurut laman Fashionbeans, the memang mengandung kafein namun juga berisikan thymine. Zat itu dapat membantu kamu tetap berenergi di sore hari ketika semua orang mulai kehilangan energinya.


Almond

almond
Almond memiliki zat dasar energi. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Segenggam almond memiliki manfaat yang luar biasa. Dalam almond terkandung mangan, vitamin B2 dan tembaga. Zat dan vitamin itu merupakan inti dari produksi energi. Makanya almond sangat baik dijadikan kudapan. (psr)

#Kesehatan #Tips Kesehatan #Makanan Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan