Makanan Ikonik ini Tidak Setua yang Kamu Kira

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 27 Juli 2023
Makanan Ikonik ini Tidak Setua yang Kamu Kira

Banyak makanan populer di dunia yang memiliki umur yang masih muda. (Pexels/Daisy Anderson)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA beberapa makanan yang sangat populer dan disukai banyak orang. Bahkan ada yang beranggapan makanan-makanan itu sudah ada jauh di masa silam. Padahal tak sepenuhnya benar.

Beberapa makanan yang biasanya diyakini kebanyakan orang lebih tua daripada yang sebenarnya. Berikut beberapa hidangan yang populer di seluruh dunia dan nyatanya masih muda.

Baca Juga:

Perpaduan Nasi Godog dan Ramen Perkaya Wisata Kuliner Bandung

makan
Klaim terkuat Tiramisu datang dari sebuah restoran bernama Le Beccherie di Treviso, di wilayah Veneto, Italia (Pexels/Min Che)


Tiramisu (1972)


Asal usul tiramisu yang sebenarnya diperdebatkan dengan hangat, tetapi yang pasti makanan ini termasuk golongan baru. Klaim terkuat datang dari sebuah restoran bernama Le Beccherie di Treviso, di wilayah Veneto, Italia. Pada tahun 1972, hidangan ini ditambahkan ke menu sebagai "Tiramesù," kontraksi dari frasa yang berarti "jemput saya" dalam dialek lokal.

Meskipun restoran mengklaim kalau sudah ada dari tahun 1955. Ceritanya pemilik saat itu Alba Campeol sedang hamil dan makan zabaglione dan kopi sebagai sarapan. Dia kemudian bekerja dengan kokinya, Roberto Linguanotto, untuk membuat makanan penutup yang serupa.

"Sumber lain menunjukkan bahwa itu muncul di daerah Udine pada 1950-an dan dari sanalah Italia secara resmi mengakuinya, sebagai 'produk makanan pertanian tradisional', kata sejarawan makanan Sue Bailey dikutip dari CNN. Namun, tidak diragukan lagi, hidangan yang populer hingga saat ini adalah versi dari Le Beccherie.


Pizza Hawaii (1962)


Pizza paling kontroversial di dunia memiliki asal yang sangat modern dan dalam area mustahil. “Ini jelas bukan penemuan Italia, dan juga bukan penemuan Hawaii. Ini sebenarnya dari Kanada. Seorang koki bernama Sam Panopoulos, yang memiliki restoran yang cukup eklektik di Ontario, berpikir untuk membuat pizza yang sedikit berbeda. Jadi dia memukul nanas di atas pizza,” kata Bailey.

Mengapa disebut pizza Hawaii? “Saya menyimpulkan itu hanya dari merek nanas kalengan yang digunakan,” katanya. Tambahkan itu ke daftar hidangan yang hubungannya dengan nama mereka sendiri paling lemah.

Umumnya makanan ini dibenci oleh orang Italia. Pizza nanas memicu saling silang pendapat yang kuat di seluruh dunia pada tahun 2017. Bahkan presiden Islandia bercanda bahwa dia akan melarangnya jika dia dapat menetapkan undang-undang (dia menerima reaksi keras di media sosial). Pengakuan dari berbagai kalangan masyarakat terus berdatangan pada jenis pizza ini. Menariknya, pizza ini sangat populer di Australia.

Baca Juga:

Adab Makan Sushi di Jepang, Cek Aturan Makan yang Harus Diikuti

makan
Koki dari Bologna, Renato Gualandi, membuat hidangan ini pada akhir Perang Dunia II. (Pexels/Sam Lion)


Karbonara (1944)


Salah satu hidangan pasta Italia paling terkenal adalah karbonara. Tak hanya terkenal namun asal-usul keberadaannya menjadi bahan perdebatan. Salah satu penjelasan yang dapat dipercaya adalah bahwa koki dari Bologna, Renato Gualandi, membuat hidangan ini pada akhir Perang Dunia II.

Kemudian menggunakan bahan-bahan yang dibawa ke Italia oleh tentara Amerika yang baru saja membebaskan negara tersebut dari kaum fasis. Secara khusus, dia menggunakan bacon dan telur bubuk, yang bisa jadi berasal dari ransum militer Amerika, yang dibuat di atas pasta alla gricia. Itu adalah hidangan serupa, tanpa telur, yang diyakini berusia berabad-abad. Gualandi kemudian menjadi koki untuk pasukan Sekutu di Roma, yang menjelaskan hubungan kuat kota itu dengan karbonara.


Chocolate chip cookie (1938)


Jauh dari usianya yang berabad-abad, chocolate chip ini ditemukan pada akhir tahun 1930-an oleh Ruth Wakefield, pemilik restoran di Whitman, Massachusetts, yang menyebutnya Toll House Chocolate Crunch Cookie, sesuai dengan nama restorannya.

Dia yang pertama kali menerbitkan resepnya pada tahun 1938, dan menjualnya ke Nestlé dengan harga simbolis USD1 (Rp15 ribu - kurs saat ini). Kuenya ini sering dikutip sebagai kebetulan. Ada kisah yang melatarbelakanginya pada wakyu itu Wakefield kehabisan kacang dan menggantinya dengan potongan coklat dari bar Nestlé.

Namun, sebenarnya bukan itu masalahnya, penelitian yang lebih akurat membeberkan resep Wakefield sebagai hal yang disengaja. Saat semakin populer, cookie kehilangan namanya yang rumit. Pada tahun 1983 Nestlé kehilangan lisensi eksklusif untuk memproduksinya, membuka pintu bagi variasi yang tak ada habisnya. (vca)

Baca Juga:

Kuliner Wajib Cicip saat di Kartasura

#Wisata #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bagikan