Headline

Maju di Pilwakot Solo, Gibran Sebut Jokowi dan Megawati Sebagai Mentor Politiknya

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 03 November 2019
 Maju di Pilwakot Solo, Gibran Sebut Jokowi dan Megawati Sebagai Mentor Politiknya

Gibran Rakabuming Raka, Jumat (1/11). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan keseriusannya maju di Pilwakot Solo 2020. Gibran mengaku selama terjun politik mendapatkan mentor dari sang ayah, Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Asal tahu saja, Ibu Megawati sebagai mentor politik yang saya segani. Mentor politik kedua adalah bapak (Jokowi)," ujar Gibran kepada awak media di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (2/11).

Baca Juga:

Gibran Ngotot Daftar Pilwalkot Solo Lewat DPP, Purnomo Kemungkinan Pilih Mundur

Suami Selvi Ananda ini mengungkapkan sebagai mentor politik, Megawati memberikan masukan dan sharing ilmu terkait dinamika perpolitikan dan sejarah panjang PDIP. Hal itu disampaikan Megawati saat dia bertemu di Jalan Teuku Umar tanggal 24 Oktober lalu.

Gibran bersama calon wali kota Solo Achmad Purnomo
Gibran Rakabuming Raka bersama bakal calon Wali Kota Solo, Achmad Purnomo saat melayat Adik PB XIII, GKR Galuh Kencana di Keraton Surakarta, Jumat (1/11). (MP/Ismail)

"Kemarin kan (Bu Mega) memberi saran saya membaca empat buku Bung Karno. Sekarang sedang saya baca," kata dia.

Keempat buku Bung Karno, yakni Indonesia Menggugat, Mencapai Indonesia Merdeka, Lahirnya Pancasila, dan Membangun Tatanan Dunia yang Baru. Gibran juga mengungkap beberapa percakapan Megawati kepadanya. Antara lain terkait beberapa hal penting yang ada di dalam buku Bung Karno.

Gibran beri bantuan air bersih kepada warga Solo
Gibran Rakabuming Raka saat memberikan bantuan air bersih di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11). (MP/Ismail)

"Saran saya baca buku ini ya (empat buku Bung Karno). Jangan lupa kamu catat ya, dik. Ini penting semua lho, kamu catat semua," kata Gibran menirukan pesan Megawati dalam pertemuan tertutup itu.

Baca Juga:

Ulangi Kesuksesan Pilwalkot Solo 2005, Anak Wali Kota Solo Bakal Duet Dengan Gibran

Gibran mengaku sampai saat ini masih mempelajari isi empat buku tentang Bung Karno itu. Ia pun menilai sudah sepantasnya belajar tentang buku tersebut.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gibran Terlalu Muda Maju Pilwalkot Solo, Ganjar: Matangkan Diri Dulu

#Presiden Jokowi #Gibran Rakabuming #Wali Kota Solo #PDI Perjuangan #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Bagikan