Mahfud MD Blusukan ke Warkop Surabaya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 11 Januari 2024
Mahfud MD Blusukan ke Warkop Surabaya

Mahfud MD, Menkopolhukam sekaligus Calon Wakil Presiden nomor urut tiga di Pemilu 2024 saat menemui para pengunjung warkop di kawasan Jl. Ngagel Surabaya, Rabu (10/01/2024) malam. (Foto: merahputih.co

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mahfud MD, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 pasangan Capres Ganjar Pranowo berkunjung ke sebuah warung kopi (warkop) di kawasan Jl. Ngagel, Surabaya, Rabu (10/1) malam.

Di lokasi tersebut Mahfud menemui para pengunjung yang didominasi anak muda sembari menikmati kopi dan sekaligus menerima beberapa pertanyaan dari mereka.

Berbagai pertanyaan yang dilontarkan kepada Mahfud terjawab satu persatu. Bahkan, ia menekankan, tidak akan meminta para pengunjung yang ada di warkop tersebut untuk memilihnya jika tanpa didasari oleh hati nurani.

"Jika anda berpikir saya datang ke sini untuk menyuruh Anda memilih saya, itu tidak. Ya jadi tidak usah memilih saya kalau bukan dari hati nurani," ujarnya.

Mahfud juga mencontohkan seseorang yang memilih bukan dari hati nurani atau memilih karena diberi uang, itu bagai hewan ternak.

"Saya ingin menyampaikan jika dikasih uang atau dikasih amplop untuk memilih, menurut agama saya Islam itu sebenarnya seperti binatang ternak. Orang yang milih tanpa hati nurani itu dimasukkan neraka oleh Allah," tegasnya.

Baca Juga:

Bergabung ke TKN, Khofifah Siap Cuti untuk Ikut Kampanye Prabowo-Gibran

Mahfud juga mengomentari soal pernyataan Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka pada debat kedua Capres 2024 yang digelar pada 22 Desember 2023 tentang akan memberikan pemasukan dari pajak sebesar 23 persen ke APBN.

"Jika anda katakan ambil dari pajak (23 persen), berarti APBN kita akan tertutupi 200 persen lebih. Sebab kenyataannya 10 persen (pajak) saja sudah menutup 80 persen APBN, kok mau naik 23 persen, (uang) dari mana," tutur Mahfud.

Untuk menaikkan tarif pajak, lanjutnya, merupakan kebijakan yang sangat fatal dan berbahaya bagi keuangan dan potensi perekonomian Indonesia. Sebab, dengan pajak sebesar 10 persen seperti saat ini, banyak keluhan dari pengusaha dan pelaku UMKM yang ia terima.

Menurutnya, kebijakan Pengampunan pajak atau Tax Amnesty menurut Undang-Undang Nomor 11 tahun 2016 Pasal 1 ayat 1 tentang Pengampunan Pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, masih banyak dipermainkan. Berikut adanya insentif pajak tidak terpakai oleh para pengusaha.

"Itu pertanyaan yang sudah sangat mematikan, enggak bisa dijawab itu. Ini dari APBN atau dari mana, enggak terjawab, apa itu kurang keras? Sudah keras itu, sudah ditabrak," ujarnya.

Bahkan, Mahfud mengungkapkan adanya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kolaps atau merugi. Dan BUMN-BUMN dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo tersebut, mayoritas berhubungan dengan infrastruktur.

"Di era pemerintahan Pak Jokowi, tahu ndak BUMN yang kolaps sekarang adalah BUMN yang ngurusi infrastruktur, kolaps semua, (banyak) koruptor disana. Infrastruktur ini uang darimana, kok mereka bisa rugi. Berarti ya ada something wrong lah di situ," seru Mahfud. (Andika/Jawa Timur)

Baca Juga:

Nusron Ungkap Dukungan Khofifah ke Prabowo-Gibran akan Berdampak Nasional

#Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Kemenag Kabupaten Jombang menegaskan informasi mengenai aturan pakaian dinas ASN berwarna biru muda merupakan hoaks.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Indonesia
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
DKPP mengungkap 31 perkara politik uang selama Pemilu dan Pilkada 2024. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan DKPP, Ratna Dewi Pettatolo.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Indonesia
Surat Suara Bekas Pemilu 2024 Laku Dijual Rp 210 Juta dalam Lelang Daring
Seluruh hasil lelang surat suara bekas itu akan disetor ke Kas Negara.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Maret 2025
Surat Suara Bekas Pemilu 2024 Laku Dijual Rp 210 Juta dalam Lelang Daring
Indonesia
DKPP akan Luncurkan IKEPP 24 Oktober 2024
IKEPP adalah instrumen pengukuran untuk memetakan secara kuantitatif dan kualitatif kepatuhan Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).
Dwi Astarini - Rabu, 09 Oktober 2024
DKPP akan Luncurkan IKEPP 24 Oktober 2024
Indonesia
Artis Jadi Ketua Tim Sukses Pilkada Hanya Buat Naikkan Popularitas
Para artis yang menjadi ketua timses sebaiknya harus mengerti harapan dan cita-cita masyarakat daerah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 September 2024
Artis Jadi Ketua Tim Sukses Pilkada Hanya Buat Naikkan Popularitas
Berita Foto
Suka Cita Rayakan Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2024-2029
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Nasdem Fatimah Tania Nadira Alatas berfoto bersama keluarga usai mengikuti Rapat Paripurna pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta masa jabatan 2024-2029 di Gedung DPRD Jakarta, Senin (26/8/2024).
Didik Setiawan - Senin, 26 Agustus 2024
Suka Cita Rayakan Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2024-2029
Indonesia
Puan Sebut Pemilu 2024 Harus Menjadi Koreksi
"Rakyat tidak dapat disalahkan atas pilihannya, apa pun yang mendasari pertimbangannya," urai Puan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Agustus 2024
 Puan Sebut Pemilu 2024 Harus Menjadi Koreksi
Indonesia
Puan Sesalkan Rakyat tidak Pernah Benar-Benar Berkuasa
Konstitusi Indonesia telah meletakkan prinsip dasar berdemokrasi yaitu bahwa kedaulatan harusnya berada di tangan rakyat.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Agustus 2024
Puan Sesalkan Rakyat tidak Pernah Benar-Benar Berkuasa
Indonesia
Jamin Keselamatan Petugas Ad Hoc di Pilkada, Pemprov DKI Diminta Gandeng BPJS
Mereka perlu diberikan jaminan keselamatan kerja berupa dana santunan kematian hingga beasiswa untuk dua orang anak.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juli 2024
Jamin Keselamatan Petugas Ad Hoc di Pilkada, Pemprov DKI Diminta Gandeng BPJS
Indonesia
Tak Setorkan LHKPN, 6.969 Caleg Terpilih Pemilu 2024 Berpotensi Gagal Dilantik
Batas waktu untuk caleg terpilih melaporkan harta kekayaannya 21 hari sebelum pelantikan pada 1 Oktober 2024.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juli 2024
Tak Setorkan LHKPN, 6.969 Caleg Terpilih Pemilu 2024 Berpotensi Gagal Dilantik
Bagikan