MerahPutih.com - Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Ilham Fikri Abdillah menciptakan aplikasi Portal Supermarket untuk mendongkrak jumlah pembeli.
"Aplikasi ini bermanfaat untuk pelaku usaha, khususnya toko kelontong untuk meningkatkan jumlah penjualan di masa pandemi ini," ungkap Ilham di Surabaya, Kamis (4/2).
Baca Juga
Pentingnya Aplikasi Adaptif untuk Pengalaman Digital Terbaik
Ia menjelaskan, aplikasi ini menyuguhkan data statistik penjualan setiap hari dan setiap item produk. Pelanggan cukup login, pilih produk dan toko yang akan disinggahi, maka sistem akan menganalisa data transaksi.
"Misal, admin toko A login, ia akan mengetahui produk yang kurang laku dan diminati konsumen. Untuk itu, akan mempermudah mereka mempromosikan barang yang kurang laku atau membeli stok salah satu item lebih banyak dan paling laku," sambungnya.
Untuk menganalisa transaksi sistem ini, aplikasi tersebut dibekali metode FP-Growth, berfungsi mencari produk atau item paling banyak diminati konsumen. Sistem ini juga menampilkan hasil prediksi produk yang akan dibeli konsumen berikutnya.
"Satu contoh, jika ada yang membeli roti, maka akan muncul hasil persentase prediksi, pembeli akan membeli susu atau pembeli akan membeli selai. Jadi, produk tergantung dari seluruh data transaksi yang dilakukan," ungkapnya.
Ilham berencana mengembangkan metode pembayaran lebih sederhana. Berikut menambahkan analisa produk mana yang direkomendasikan untuk dipromosikan.
Sementara, Dosen Pembimbing Ilham, Supangat mendukung mahasiswanya membuat aplikasi Portal Supermarket. Apalagi, aplikasi ini sudah terdaftar di Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual dengan judul ciptaan Aplikasi Cerdas Portal Supermarket berlaku hingga jangka waktu 50 tahun ke depan.
"Saat hasil ciptaan kita terdaftar secara resmi di Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual, maka karya kita ini telah berbadan hukum dan sah secara legal. Untuk itu, kita akan terlindungi dari perbuatan yang merugikan seperti pemalsuan, pembajakan, penyalahgunaan dan lainnya," pungkas Supangat. (Andika Eldon/Surabaya)
Baca Juga