Madonna Pernah Koma Selama 48 Jam Akibat Infeksi Bakteri

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 20 Desember 2023
Madonna Pernah Koma Selama 48 Jam Akibat Infeksi Bakteri

Madonna mengatakan cobaan berat itu mengingatkannya pada ibunya sendiri. (Foto: Instagram/@Madonna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KONDISI kesehatan Madonna sempat tidak stabil pada musim panas tahun ini. Ia terkena infeksi bakteri, dan membuatnya mengalami koma selama dua hari atau 48 jam. Madonna membeberkan masalah kesehatannya ini pada Sabtu pekan lalu saat tampil di Brooklyn.

“Fakta bahwa saya berada di sini sekarang adalah keajaiban yang luar biasa,” katanya tentang masalah kesehatan yang dialaminya pada bulan Juni di konsernya di Barclays Center sebagai bagian dari tur dunia Celebration.

Baca Juga:

Film Biopik Madonna Tidak Dilanjutkan

Pemenang Grammy itu berteriak kepada temannya Shavawn, yang saat itu membawa penyanyi itu ke rumah sakit.

“Ada beberapa orang penting di ruangan malam ini yang menemani saya di rumah sakit. Ada seorang perempuan yang menyeret saya ke rumah sakit,” katanya tentang kepedulian Shavawn saat Madonna koma, yang hadir di antara penonton.

View this post on Instagram

A post shared by Madonna (@madonna)

"Saya bahkan tidak ingat; Saya pingsan di lantai kamar mandi dan terbangun di ICU… Dia menyelamatkan hidup saya."

Dia kemudian meluangkan waktu sejenak untuk berterima kasih kepada guru Kabbalahnya, yang berada di sisinya di rumah sakit. “Satu-satunya suara yang saya dengar adalah suaranya. Saya mendengarnya berkata, 'Remas tanganku,' " Kata Madonna kepada penonton.

Pelantun Like a Prayer itu juga berbicara tentang menyatukan anak-anaknya dalam satu ruangan selama krisis kesehatan. Mereka semua sangat ketakutan saat Madonna tidak sadarkan diri.

Baca Juga:

Gaun Ikonik Madonna Dilelang, Harganya Sampai Rp 2,8 Miliar

View this post on Instagram

A post shared by Madonna (@madonna)

Madonna mengatakan cobaan berat itu mengingatkannya pada ibunya sendiri, yang meninggal pada usia 30 tahun di tahun 1963. Ia tidak pernah mengkhawatirkan dirinya saat sakit. Namun, ia hanya peduli dengan kondisi keluarganya saat ia tidak lagi berada di dekat mereka.

“Saya tidak memikirkan tentang saya. Saya memikirkan mereka, dan saya memikirkan ibu saya dan betapa takutnya dia mengetahui bahwa dia akan meninggalkan kami semua,” tambahnya.

Madonna berterima kasih kepada penggemarnya atas semua doa dan harapan baik mereka. "Aku telah merasakan cintamu. Saya sedang dalam proses pemulihan dan sangat bersyukur atas semua berkah dalam hidup saya," tutupnya. (dsh)

Baca Juga:

'Bersaing Memerankan Madonna

#Selebritas #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Disya Shaliha

Average internet voyager, surrendering to the whims of my feline rulers.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
ShowBiz
Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Pola tidurnya sama dengan bayi yang baru lahir.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
 Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
ShowBiz
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
Pemain bass legendaris asal Manchester itu memilih desain yang terinspirasi langsung dari artwork ikonis album debut The Stone Roses (1989) sebagai penutup perjalanan hidupnya.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
ShowBiz
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Menurut berita yang tersebar, sosok Ransone meninggal pada 19 Desember.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Bagikan