Mabes Polri Buat 'Whistle Blowing System' dalam Rekrutmen Anggota Polri

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 02 Mei 2024
Mabes Polri Buat 'Whistle Blowing System' dalam Rekrutmen Anggota Polri

ASDM Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Foto: Dok. Humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mabes Polri tengah membuka rekrutmen anggota baru untuk tahun 2024 ini. Namun, ada saja potensi penyalahgunaan yang dilakukan oknum tertentu saat proses penerimaan.

Polri pun menyediakan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan adanya dugaan pelanggaran dalam proses rekrutmen anggota Polri pada kepangkatan Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara dan Tamtama.

Baca juga:

TNI-Polri Rapat Bareng Bahas Penyalahgunaan Pelat Nomor Dinas Aparat

Pengaduan itu yakni lewat fitur Whistle Blowing System (WBS) yang bisa diakses masyarakat luas.

"Fitur WBS sengaja dibuat sebagai pengingat kepada seluruh panitia agar tak main-main, bahwa kalian diawasi dan bisa diadukan kapan saja," kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/5).

Kendati fitur aduan tersebut bisa diakses semua orang, Dedi menjamin kerahasiaan para pengadu, termasuk identitas para pembuat laporan.

"Kami jamin rahasia siapapun masyarakat yang hendak mengadukan dugaan pelanggaran," ucap Dedi.

Baca juga:

Puluhan Penyandang Disabilitas Daftar Jadi Anggota Polri, Terbanyak dari Jawa Tengah

Menurut Dedi, bila menemukan adanya anggota memungut biaya dalam proses rekrutmen anggota Polri, cukup memasukkan nama dan jabatan yang bersangkutan lewat fitur WBS tersebut.

"Di situ lengkap kalau mau adukan semisal ada yang tidak profesional tulis nama, pangkat dan jabatannya," jelas Dedi yang juga mantan Kadiv Humas Polri ini.

Dengan begitu, Polri akan langsung menindaklanjuti aduan masyarakat tersebut. "Jika terbukti, berarti oknum tersebut akan diteruskan penindakannya oleh Propam," tutur Dedi.

Baca juga:

Mulai Urusi Persoalan Ketenagakerjaan, Mabes Polri : Agar Buruh Sejahtera

Sekedar informasi, Penerimaan Polri 2024 sudah dibuka sejak akhir Maret dan awal April 2024. Penerimaan Polri 2024 bisa melakukan pendaftaran melalui situs resminya yaitu https://penerimaan.polri.go.id/.

Peserta yang telah memenuhi syarat melanjutkan tahapan verifikasi secara offline di Polres terdekat. (Knu)

#Mabes Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Indonesia
Jaga Muruah Polri, Mabes Pastikan tak Ada Ampun untuk Kasat Narkoba Tangsel
Polri berkomitmen menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan narkotika, termasuk yang melibatkan personel internal.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Jaga Muruah Polri, Mabes Pastikan tak Ada Ampun untuk Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Polri Gencarkan Perburuan Bandar Narkoba di Kalteng Usai 3 Anggota Gugur saat Penggerebekan
Polri menggencarkan perburuan bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah, setelah tiga anggota gugur saat operasi penggerebekan. Bareskrim meminta dukungan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Polri Gencarkan Perburuan Bandar Narkoba di Kalteng Usai 3 Anggota Gugur saat Penggerebekan
Indonesia
Petinggi Polisi Jadi Tersangka Permainan Harga Ompreng BGN, Mabes Polri Ngaku Tidak Bakal Lindungi
LMI diduga menentukan harga ompreng dan diduga telah memasukkan komponen keuntungan yang akan diberikan kepada dirinya sebagai imbalan agar pengadaan di titik tertentu mendapat persetujuan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Petinggi Polisi Jadi Tersangka Permainan Harga Ompreng BGN, Mabes Polri Ngaku Tidak Bakal Lindungi
Indonesia
Polisi Boleh Main Medsos, Mabes Polri Kasi Syarat Asal untuk Kebaikan Institusi
Tetap diperbolehkan selama diarahkan untuk kepentingan institusi, khususnya fungsi kehumasan, dan berada di bawah koordinasi resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Polisi Boleh Main Medsos, Mabes Polri Kasi Syarat Asal untuk Kebaikan Institusi
Indonesia
Perwira Polri Terlibat Pemilikan Narkoba di NTB Dibawa ke Bareskrim Polri
Dengan memberangkatkan AKP Malaungi pada pagi tadi ke Mabes Polri, kini Mabes Polri dapat melengkapi susunan puzzle dari kasus peredaran narkoba di wilayah NTB
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Perwira Polri Terlibat Pemilikan Narkoba di NTB Dibawa ke Bareskrim Polri
Indonesia
Terseret Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berpotensi Dipecat dari Polri
Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, menjalani sidang etik di Mabes Polri. Ia pun terancam dipecat dari Polri.
Soffi Amira - Kamis, 19 Februari 2026
Terseret Kasus Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Berpotensi Dipecat dari Polri
Indonesia
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Polri memutasi 85 perwira pada Januari 2026. Pengamat kepolisian mengingatkan mutasi harus jadi instrumen reformasi, bukan sekadar rutinitas administratif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Indonesia
Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati Divonis Masa Percobaan 6 Bulan
Mantan pegawai AIPA, Laras Faizati Khairunnisa, divonis masa percobaan enam bulan dalam kasus penghasutan bakar Mabes Polri.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati Divonis Masa Percobaan 6 Bulan
Indonesia
Hasutan Pembakaran Mabes Polri, Laras Faizati Divonis 6 Bulan Percobaan
PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 6 bulan percobaan kepada Laras Faizati Khairunnisa dalam kasus hasutan pembakaran Mabes Polri dan memerintahkan pembebasan terdakwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Hasutan Pembakaran Mabes Polri, Laras Faizati Divonis 6 Bulan Percobaan
Bagikan