Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Mirip Kejadian 26 Tahun Lalu

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 01 Desember 2020
Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Mirip Kejadian 26 Tahun Lalu

Luncuran awan panas Gunung Semeru terpantau dari Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020). ANTARA FOTO/Seno/rwa. (ANTARA FOTO/SENO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur, erupsi pada Selasa (1/12). Luncuran awan panas mencapai 11 kilometer.

Ex Officio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Agus Triyono mengatakan, Guguran awan panas gunung yang memiliki tipe strato ini mirip kejadian pada 26 tahun lalu.

Baca Juga

Awan Mirip Mata Dajjal Gegerkan Warga Kediri

"Sama-sama sejauh 11 kilometer,” ujarnya di Lumajang, Selasa (1/12)

Ia menambahkan, penduduk mulai mengungsi saat awan panas yang mengusung material vulkanis ini mulai memenuhi volume Aliran Sungai Lahar Semeru Besuk Kobokan. Sehingga warga terbawa ke masa silam.

Merujuk data dari ESDM, diterangkan bahwa letusan Semeru di tahun 1994 tersebut terjadi pada 2-15 Februari.

Pada 2 Februari, terjadi 9 kali letusan asap putih tebal berketinggian 500m dan 34 kali guguran lava ke Besuk Kembar mencapai lk 1000m, diiringi lonjakan gempa tremor selama 7 hari sebelum 3 Februari 1994.

Guguran lava pijar Gunung Semeru teramati dari Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020). Aktivitas Gunung Semeru meningkat dalam lima hari terakhir, antara lain ditandai dengan adanya guguran lava pijar dari Kawah Jonggring Saloko. (ANTARA FOTO/Seno/foc)
Guguran lava pijar Gunung Semeru teramati dari Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020). Aktivitas Gunung Semeru meningkat dalam lima hari terakhir, antara lain ditandai dengan adanya guguran lava pijar dari Kawah Jonggring Saloko. (ANTARA FOTO/Seno/foc)

Kemudian pada 3 Februari pukul 03.50, terjadi letusan dan suara dentuman dibarengi hujan abu dan guguran lava membentuk awan panas guguran dari kubah lava dan lidah lava yang terbentuk sejak tahun 1992.

Aliran awan panas guguran tersebut masuk ke Besuk Kobokan mencapai 11,5km, ke Besuk Kembar 7,5km dan ke Besuk Bang lk 3,5km. Volume awan panas tersebut diperkirakan mencapai 6,8 juta m3.

Terkait korban, sebanyak 7 orang dan 2 orang korban tewas terhanyut lahar pada 13 Februari 1994. Kemudian, menurun kembali normal dengan aliran awan panas mencapai jarak lk 200- 750m dari puncak Jawa (Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa) tersebut. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga

Gunung IIi Lewotolok Kembali Meletus

#Gunung Semeru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Suara dentuman Gunung Semeru bikin kaget warga Lumajang? Tenang, BPBD ungkap alasannya. Cek status aktivitas Semeru hari ini dan batas radius aman terbarunya di sini!
Angga Yudha Pratama - 24 menit lalu
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Kedelapan pendaki tersebut resmi masuk daftar hitam atau blacklist yang berlaku untuk kunjungan ke seluruh kawasan konservasi di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Minggu Pagi, Kolom Letusan 1.000 Meter, Jalur Pendakian Ditutup
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Gunung Semeru Erupsi Minggu Pagi, Kolom Letusan 1.000 Meter, Jalur Pendakian Ditutup
Indonesia
Gunung Semeru Bergemuruh Sejak Pagi, 21 Kali Gempa Erupsi dalam 6 Jam
Gunung Semeru di Jawa Timur alami 21 gempa erupsi dalam enam jam, Jumat pagi. PVMBG menetapkan status Siaga Level III dan melarang aktivitas dalam radius 5 km dari kawah.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Gunung Semeru Bergemuruh Sejak Pagi, 21 Kali Gempa Erupsi dalam 6 Jam
Indonesia
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Tinggi Kolom Letusan 800 Meter
Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat (21/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 21 Agustus 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Tinggi Kolom Letusan 800 Meter
Indonesia
Dalam 6 Jam, Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Tinggi Letusan Hingga 1,2 Kilometer
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Dalam 6 Jam, Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Tinggi Letusan Hingga 1,2 Kilometer
Indonesia
Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga dan Keluarkan Peringatan
Gunung Semeru mengalami erupsi tiga kali pada Sabtu (18/7). Kini, gunung tersebut berada pada status Level III atau Siaga.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga dan Keluarkan Peringatan
Indonesia
Gempa Erupsi Dominasi Aktivitas Gunung Semeru
Gunung Semeru mengalami 11 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-8 mm, delapan kali harmonik dengan amplitudo 1-15 mm
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Gempa Erupsi Dominasi Aktivitas Gunung Semeru
Bagikan