Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi

Paus Fransiskus saat melihat dan memberkati lukisan. (Foto: Dok. Denny JA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah lukisan karya Denny JA menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan peristiwa tak terduga yang melibatkan Paus Fransiskus di depan Galeri Nasional Indonesia pada September 2024.

Dalam momen singkat tersebut, lukisan yang tengah dipamerkan dilaporkan menerima doa dan berkat langsung dari Paus. Kini, karya tersebut diperkirakan memiliki nilai hingga Rp 34 miliar.

Estimasi ini bukan sekadar spekulasi pasar biasa. Analisis disusun melalui pendekatan berbasis kecerdasan buatan (AI) serta pembandingan dengan transaksi karya seni religius di rumah lelang internasional.

Kajian ini disampaikan oleh Satrio Arismunandar, yang melihat peristiwa ini dari perspektif sejarah, sosiologi seni, dan ekonomi simbolik.

Baca juga:

Lukisan, Harapan, dan Kebaikan: Ekspresi Tulus Pelukis Gadis Dharsono di Pameran 'Joy in Color'

Peristiwa bermula ketika iring-iringan Paus melintas di depan Galeri Nasional. Kendaraan yang ditumpangi Paus melambat, dan sebuah lukisan karya Denny JA diangkat oleh seorang pendeta bernama Sylvana.

Lukisan tersebut menggambarkan adegan simbolik seorang Paus mencuci kaki rakyat kecil—sebuah praktik dalam tradisi Injil yang merepresentasikan kerendahan hati.

Dalam momen yang berlangsung singkat itu, Paus membuka jendela kendaraan, menyapa, mendoakan, dan memberikan berkat kepada lukisan tersebut.

Peristiwa ini terjadi secara spontan, tanpa perencanaan sebelumnya. Dokumentasi visual serta kesaksian masih menjadi faktor penting dalam memperkuat validitas historis kejadian tersebut.

Menurut Satrio, peristiwa tersebut berpotensi meningkatkan nilai karya melalui fenomena yang dikenal sebagai symbolic elevation—yakni perubahan status karya seni akibat keterkaitannya dengan peristiwa historis.

Pendekatan ini sejalan dengan konsep kapital simbolik dari Pierre Bourdieu, yang menekankan bahwa nilai sebuah karya tidak hanya ditentukan oleh estetika, tetapi juga oleh konteks sosial dan sejarah yang melekat padanya.

Baca juga:

Genre Imajinasi Nusantara, Lukisan Denny JA yang Terlahir dari Budaya Lokal hingga AI

Estimasi nilai lukisan disusun melalui pemodelan berbasis AI dengan membandingkan data lelang karya religius di rumah lelang seperti Sotheby's dan Christie's dalam periode 2015–2024.

Sebagai pembanding, karya bertema Vatikan dalam periode yang sama tercatat memiliki nilai antara USD 200.000 hingga USD 1,8 juta.

Di luar potensi nilai fantastisnya, lukisan ini menunjukkan bagaimana seni dapat melampaui batas estetika. Ketika bersentuhan dengan peristiwa historis dan simbolik, sebuah karya bisa berubah menjadi medium dialog—menjembatani perbedaan budaya, keyakinan, dan kemanusiaan. (*)

#Lukisan #Karya Seni #Artificial Intelligence
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
LIBRA Platform Asisten AI Berstandar Enterprise Diluncurkan di ITB
Pemanfaatan AI dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi serta mendorong daya saing Indonesia serta menambah pondasi dalam bangunan kedaulatan digital di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
LIBRA Platform Asisten AI Berstandar Enterprise Diluncurkan di ITB
Lifestyle
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Pippit menawarkan cara mengubah gambar menjadi video yang menghibur. Platform ini menyediakan gerakan hingga efek grafis.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Berita
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Lukisan Denny JA jadi sorotan usai diberkati Paus Fransiskus di Galeri Nasional. Analisis AI memperkirakan nilainya hingga Rp 34 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Indonesia
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Watermark pada produk teknologi kecerdasan buatan tersebut penting guna membantu masyarakat, terutama orang tua maupun lanjut usia (lansia) yang tidak mengikuti perkembangan di era teknologi digital sekarang ini.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Indonesia
KAI Bakal Gunakan Teknologi AI untuk Kelola Stasiun hingga Operasional Kereta
KAI percepat transformasi digital dengan 5G dan AI. Hadirkan internet cepat di kereta dan stasiun pintar untuk tingkatkan layanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
KAI Bakal Gunakan Teknologi AI untuk Kelola Stasiun hingga Operasional Kereta
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Penggunaan ChatGPT di Indonesia Masuk 5 Besar, DPR Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI
DPR menyoroti Indonesia yang masuk 5 besar pengguna ChatGPT untuk pendidikan. Ingatkan bahaya ketergantungan AI terhadap literasi dan daya pikir generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Penggunaan ChatGPT di Indonesia Masuk 5 Besar, DPR Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI
Indonesia
Indonesia Masuk 5 Besar Pengguna ChatGPT Tertinggi, DPR Ingatkan Risiko Ketergantungan AI
Komisi X DPR mengkritik penggunaan AI di sekolah. Hal itu dikarenakan Indonesia masuk lima besar pengguna ChatGPT tertinggi.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Masuk 5 Besar Pengguna ChatGPT Tertinggi, DPR Ingatkan Risiko Ketergantungan AI
Indonesia
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
SBY tetap melukis Bengawan Solo meski hujan deras di Solo. Ia menyebut hujan sebagai berkah saat melukis bersama mahasiswa ISI Surakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
Bagikan