Lukas Enembe Akui Pilkada 2017 di Papua Banyak Masalah

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 02 Maret 2017
Lukas Enembe Akui Pilkada 2017 di Papua Banyak Masalah

Gubernur Papua Lukas Enembe bersama istri (ANTARA FOTO/Indrayadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Gubernur Papua Lukas Enembe mengakui, pelaksanaan pilkada serentak 2017 di 11 kabupaten dan kota lebih banyak yang bermasalah dibanding pilkada 2015.

Bila di pilkada 2015 lalu daerah yang bermasalah dan terpaksa harus melakukan pemungutan suara ulang (PSU) hanya terjad di Kabupaten Mamberamo Raya dan itu hasil putusan MK namun untuk pilkada 2017 sebelum ada putusan MK beberapa kabupaten harus melakukan PSU karena adanya rekomendasi panwas.

Bahkan seperti yang terjadi di Kabupaten Jayapura, KPU akan melakukan psu di 236 TPS yang tersebar di 17 distrik, kata Gubernur Enembe dalam sambutannya pada pertemuan yang dikemas dalam acara minum kopi atau "coffee morning" pasca pemungutan dan perhitungan suara dalam pemilukada serentak 2017 di Mapolda Papua di Jayapura, Kamis.

Pertemuan yang dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Ketua KPU Papua Adam Arisoy, Ketua Bawaslu Papua Feggi Wattimena, Dan Lantamal Jayapura Laksamana Pertama Heru, Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Herman Asaribab, Ka Binda Papua Brigjen TNI Gustav serta tokoh agama, Gubernur Enembe berharap berbagai permasalahan yang terjadi selama pemungutan suara dapat segera diselesaikan.

"Mudah-mudahan berbagai permasalah yang terjadi selama pemungutan dan perhitungan suara berlangsung tidak menimbulkan konflik yang dampaknya dapat merugikan masyarakat," kata Gubernur Enembe seraya menambahkan, bagi pihak yang merasa tidak puas silahkan mengajukan keberatannya melalui MK.

Gubernur Enembe dalam pertemuan yang berlangsung selama enam jam itu mengatakan, KPU dan panwas selalu bekerja sesuai aturan.

Bila semua dilaksanakan sesuai aturan maka diharapkan tidak ada bentrok antarpara pendukung apalagi sampai menimbulkan korban jiwa, harap Gubernur Enembe.

Sumber: ANTARA

# Lukas Enembe #Gubernur Papua #Pilkada 2017
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Telusuri Jejak Uang Rp 1,2 Triliun di Kasus Lukas Enembe, Pramugari hingga Pengusaha Diperiksa
KPK mendalami kasus dugaan korupsi dana penunjang operasional serta program peningkatan pelayanan kedinasan era Gubernur Lukas Enembe.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Oktober 2025
KPK Telusuri Jejak Uang Rp 1,2 Triliun di Kasus Lukas Enembe, Pramugari hingga Pengusaha Diperiksa
Indonesia
Profil Apolo Safanpo, Mantan Rektor dan Dosen yang Jadi Gubernur Pertama Papua Selatan
Apolo Safanpo merupakan mantan rektor dan dosen, yang kini menjadi gubernur pertama Papua Selatan.
Soffi Amira - Kamis, 06 Februari 2025
Profil Apolo Safanpo, Mantan Rektor dan Dosen yang Jadi Gubernur Pertama Papua Selatan
Indonesia
Jenazah Lukas Enembe Diberangkatkan ke Papua Rabu Malam Melalui Bandara Soetta
Pantauan di lokasi, setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah diiringi sejumlah kendaraan bus yang di isi oleh ratusan pihak keluarga dan kerabat Enembe.
Mula Akmal - Kamis, 28 Desember 2023
Jenazah Lukas Enembe Diberangkatkan ke Papua Rabu Malam Melalui Bandara Soetta
Indonesia
AHY Kenang Lukas Enembe Sebagai Kader Sepenuh Hati Rawat Papua
AHY melanjutkan, semoga keluarga dan masyarakat Papua yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 27 Desember 2023
AHY Kenang Lukas Enembe Sebagai Kader Sepenuh Hati Rawat Papua
Indonesia
Polisi Bakal Berikan Pengawalan Pengamanan di Prosesi Pemakaman Lukas Enembe
Karier Lukas kian menanjak saat ia terpilih menjadi Gubernur Papua. Lukas, bahkan dipercaya memimpin Papua untuk dua periode sekaligus, yakni periode 2013–2018 dan 2018–2023.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 27 Desember 2023
Polisi Bakal Berikan Pengawalan Pengamanan di Prosesi Pemakaman Lukas Enembe
Indonesia
KPK Angkat Bicara Soal Proses Hukum pada Lukas Enembe
Setelah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut tidak bisa memproses hukum tindak pidana korupsinya.
Mula Akmal - Selasa, 26 Desember 2023
KPK Angkat Bicara Soal Proses Hukum pada Lukas Enembe
Indonesia
Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal
Menurut keterangan adik Lukas, Elius Enembe, jenazah politikus Partai Demokrat itu akan dibawa ke Jayapura, Papua pada Rabu (27/12) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Desember 2023
Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal
Indonesia
Vonis Lukas Enembe Diperberat Jadi 10 Tahun
Hukuman itu diputuskan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam sidang vonis banding yang telah digelar beberapa waktu lalu
Andika Pratama - Kamis, 07 Desember 2023
Vonis Lukas Enembe Diperberat Jadi 10 Tahun
Indonesia
Lukas Enembe Divonis 8 Tahun Penjara
“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Lukas Enembe oleh karena itu dengan pidana penjara selama delapan tahun dan denda sejumlah Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan,” ujar Hakim Ketua Rianto Adam Pontoh
Andika Pratama - Kamis, 19 Oktober 2023
Lukas Enembe Divonis 8 Tahun Penjara
Bagikan