LSM: Pasokan Pangan Perikanan Harus Terjaga Kualitas
Pekerja memindahkan berbagai macam jenis ikan yang didatangkan dari kepulauan Pangkep di pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (8/6). ( ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
LSM Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan mengingatkan pasokan pangan perikanan selama bulan puasa hingga lebaran harus terjaga, baik jumlah maupun kualitasnya agar berbagai kalangan bisa menikmati salah satu jenis komoditas konsumsi di Tanah Air itu.
"Pasokannya dipastikan tersedia, kualitasnya baik dan terjangkau," kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim di Jakarta, Minggu (11/6).
Abdul Halim juga meninginkan berbagai lembaga terkait juga dapat melakukan sosialisasi terkait dengan kondisi laut, jenis ikan dan manfaat mengonsumsinya.
Selain itu, ujar dia, penting pula disebarkan pesan mengenai peran apa yang bisa dimainkan oleh konsumen untuk mendukung kesejahteraan produsen ikan kecil.
Sebelumnya, Pemerintah akan mengupayakan laju inflasi nasional tetap terjaga pada periode puasa hingga lebaran dengan menyiagakan pasokan pangan serta mengelola distribusi agar harga bahan makanan tidak melonjak terlalu tinggi.
"Tidak ada hal yang mengkhawatirkan mengenai inflasi, mulai memasuki bulan puasa hingga lebaran," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution seusai rapat koordinasi membahas inflasi di Jakarta, Jumat (26/5).
Darmin optimistis inflasi bisa terjaga pada periode puasa hingga lebaran karena harga kebutuhan pangan masih relatif terkendali dan tingkat inflasi pada akhir Mei 2017 atau menjelang puasa, diproyeksikan pada kisaran 0,2 persen.
Sebelumnya, pakar pangan dan Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Prof Ali Agus menyatakan penguasaan lahan merupakan salah satu prasyarat penting guna mendukung fungsi pertanian serta pemenuhan pangan nasional.
"Sayangnya, petani yang hidup di desa sebagai mayoritas atau lebih dari 60 persen, warga bangsa Indonesia hanya menguasai lahan terbatas, yang semakin lama semakin sempit," kata Ali Agus.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Update Harga Komoditas Pangan Jumat (26/12): Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' di Kantong!
Efek Gentar, Strategi Penting dalam Mengatasi Ancaman Maritim Indonesia
Wagub Rano Karno Jamin Ketersediaan Pangan Jakarta Aman, Subsidi Ayam Segera Meluncur
Harga Bapok Terbaru 7 Desember 2025: Cabai Rawit Melambung Sendiri, Mayoritas Pangan Malah Kompak Turun Drastis
Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru 2025/2026, Mendag Waspadai Faktor Cuaca
PT KAI Angkut 17.730 Ton Pupuk Selama 2025, Bukti Dukungan terhadap Ketahanan Pangan
Pimpinan MPR Nilai Prabowo-Gibran Berhasil Dorong Kemandirian Pangan dan Jaga Daya Beli Rakyat
Bukukan Transaksi Rp 161 M, Pangan Nusa Expo 2025 Cetak Rekor Tertinggi dalam 19 Tahun
Harga Pangan Hari Ini Selasa (23/9): Beras & Daging Kompak Turun, MinyaKita Naik Tipis
Indonesia Segera Miliki Kilang Terbesar, Bakal Wujudkan Ketahanan Energi Presiden Prabowo