Lockdown India Berujung Kacau dan Kelaparan, PM Modi Minta Maaf

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 30 Maret 2020
Lockdown India Berujung Kacau dan Kelaparan, PM Modi Minta Maaf

Wilayah India di-lockdown selama 21 hari. Foto: nbcpalmsprings.com

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Perdana Menteri Narendra Modi meminta maaf kepada masyarakat miskin India yang terkena dampak terparah dari kebijakan penutupan wilayah atau lockdown selama berlangsungnya pandemi virus korona (covid-19).

“Pertama saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat. Warga miskin pasti berpikir perdana menteri seperti apa ini, yang membuat kami dalam masalah besar,” kata Modi dalam pidatonya di New Delhi, India, sebagaimana dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (30/3).

PM Modi telah menerapkan lockdown di India pada 25 Maret untuk 21 hari ke depan. Tujuannya adalah menekan angka penyebaran covid-19 di seantero India. Namun, dia menyadari kebijakannya telah membuat banyak warga India menderita.

Baca Juga:

Dikarantina Selama 21 Hari, 1,3 Miliar Warga India Dilarang Keluar Rumah

Meski demikian, Modi menegaskan langkah lockdown diperlukan untuk mencegah penyebaran virus corona yang saat ini sudah menjangkiti 1.024 orang dan menewaskan 27 orang di India. “Langkah yang diambil sejauh ini, akan memberikan India kemenangan melawan corona,” tegas dia.

jokowi dan PM India
Arsip Foto Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Sri Narendra Modi (kanan) menerbangkan layang-layang bersama di Monumen Nasional (Monas). Foto: ANT

Namun keputusan tersebut menghantam jutaan warga miskin di India. Banyak dari mereka kelaparan, dan sejumlah pekerja migran melarikan diri dari berbagai kota besar karena pekerjaan mereka dihentikan.

Menurut lembaga think-tank Brookings, dari 1,3 miliar populasi India, 73 juta di antaranya adalah rakyat miskin. Kebanyakan mereka mengecam keputusan Modi yang membuat mereka kian sengsara.

Akibat keputusan lockdown tersebut, ribuan dari mereka memutuskan pulang kampung, berdesakan di terminal dan stasiun, malah semakin berisiko menularkan corona. Kekacauan timbul karena alat transportasi tidak beroperasi sehingga warga mulai berjalan kaki ratusan kilometer ke kampung halaman mereka.

India
Polisi India melakukan patroli. Foto: BBC

Tanda pagar #ModiMadeDisaster trending di Twitter India pada Minggu. Kematian akibat mudik juga terjadi. Pada Sabtu, empat warga tewas tertabrak truk ketika mereka jalan kaki di negara bagian Maharashtra. Seorang pria pada Sabtu meninggal dunia karena kelelahan berjalan kaki 200 kilometer untuk mudik.

Jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di India naik menjadi 979 pada Minggu, termasuk 25 kematian. "Kami akan mati karena berjalan dan kelaparan sebelum terbunuh oleh corona," kata pekerja migran Madhav Raj, 28, saat dia berjalan di jalanan Uttar Pradesh.

Meskipun sebagian besar ahli sepakat bahwa karantina ketat di India diperlukan untuk menjaga penyebaran virus tetap terkendali, dampak ekonomi dari langkah ini menyebabkan kemarahan di kalangan orang miskin.

"Kami tidak punya makanan atau minuman. Saya duduk memikirkan bagaimana memberi makan keluarga saya," kata ibu rumah tangga Amirbee Shaikh Yusuf, 50, di perkampungan kumuh Dharavi di Mumbai. "Tidak ada yang baik dari kuncian ini. Orang-orang marah, tidak ada yang peduli pada kita." (*)

Baca Juga:

Sepuluh WNI di India Diduga Terinfeksi Virus Corona

#India
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Dunia
Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak menelan informasi mentah-mentah dan hanya merujuk pada sumber resmi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah
Dunia
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Kasus virus Nipah di India memicu kewaspadaan regional. Thailand dan Nepal memperketat skrining bandara untuk mencegah penyebaran.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Dunia
Mantan PM Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Minta India Deportasi Sheikh Hasina
Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina, yang dijatuhi hukuman mati secara in absentia pada 17 November karena memerintahkan tindakan keras terhadap protes yang dipimpin mahasiswa tahun lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 November 2025
Mantan PM Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Minta India Deportasi Sheikh Hasina
Dunia
Pesawat Tempur India Jatuh Saat Dubai Airshow, Pilot Tewas di Tempat
Pesawat tempur ringan Tejas milik Angkatan Udara India jatuh saat melakukan demonstrasi udara di Dubai Airshow 2025.
Wisnu Cipto - Sabtu, 22 November 2025
Pesawat Tempur India Jatuh Saat Dubai Airshow, Pilot Tewas di Tempat
Dunia
Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya
Kabinet menyebut India memiliki komitmen teguh terhadap kebijakan tanpa toleransi kepada terorisme.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
 Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya
Indonesia
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
Perdana Menteri Shehbaz Sharif juga mengecam serangan itu dan menuduh India "menyebarkan terorisme di kawasan melalui kaki tangannya."
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
Lifestyle
'Baahubali: The Eternal War Part 1' Rilis 2027, Film Animasi India Terlaris Libatkan Penulis Hollywood
'Baahubali: The Eternal War – Part 1' mengisahkan perjalanan Pangeran Baahubali setelah ia terbunuh
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 November 2025
'Baahubali: The Eternal War Part 1' Rilis 2027, Film Animasi India Terlaris Libatkan Penulis Hollywood
Dunia
Ledakan di Delhi, PM Narendra Modi Tegaskan tak Ada Ampun bagi Pelaku
Semua pihak yang bertanggung jawab akan dibawa ke pengadilan.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
 Ledakan di Delhi, PM Narendra Modi Tegaskan tak Ada Ampun bagi Pelaku
Dunia
Tiba-Tiba Duar! Stasiun Metro Red Fort New Delhi Meledak Hebat Bikin 8 Orang Meninggal, Gedung Sekitar Sampai Bergetar
Mendagri Amit Shah memastikan penyelidikan sedang berlangsung
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 November 2025
Tiba-Tiba Duar! Stasiun Metro Red Fort New Delhi Meledak Hebat Bikin 8 Orang Meninggal, Gedung Sekitar Sampai Bergetar
Dunia
Banjir Bandang Tewaskan Sedikitnya 200 Orang di India dan Pakistan
Cloudburst semakin sering terjadi di wilayah Himalaya, India, dan daerah utara Pakistan, yang rawan banjir bandang dan tanah longsor.
Dwi Astarini - Jumat, 15 Agustus 2025
 Banjir Bandang Tewaskan Sedikitnya 200 Orang di India dan Pakistan
Bagikan