Lion Air Banyak Rekrut Pensiunan TNI dan Kemenhub, Buntutnya Ini

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 03 November 2018
Lion Air Banyak Rekrut Pensiunan TNI dan Kemenhub, Buntutnya Ini

Armada Maskapai Lion Air (MerahPutih.com/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyebut banyak pensiunan TNI dan Kementerian Perhubungan yang ditawari maskapai Lion Air untuk menduduki jabatan penting di sana.

"Jadi memang banyak pensiunan TNI maupun Kemenhub banyak yang ditawari masuk ke situ (Lion Air)," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, saat diskusi publik di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11).

Tulus
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi. (Foto: YouTube)

Menurut Tulus, posisi penting maskapai Lion Air yang diisi pensiunan TNI dan Kemenhub memiliki dampak buruk karena tak ada pengawasan dari internal Lion Air.

"Kalaupun mau masuk, silakan tapi paling tidak dua atau tiga tahun pensiun. Kenapa? Biar netral dulu. Karena kalau senior-seniorya masuk duduk di situ mana bisa juniornya mengawasi. Mana berani dia mengawasi seniornya? Pasti timbul konflik of interest dan akhirnya pengawasan mandul," papar dia.

lion rute
Pergerakan Lion Air JT610 yang terekam dalam flightradar24.

Tulus menuturkan, fenomena kurang baik di maskapai Lion Air ini harus dibongkar agar pemerintah lebih serius menjamin peristiwa kecelakaan di dunia transportasi udara tak terulang kembali.

"Dominasi Lion sudah sangat menggurita, sehingga ini menjadikan yang tidak kompetitif, persaingan yang tidak sehat untuk industri penerbangan karena konsumen tidak ada pilihan lain," tandas dia. (Asp)

#YLKI #Lion Air JT610 Jatuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hak Konsumen Terganggu Imbas Listrik Padam, YLKI Minta Prabowo Turun Tangan
YLKI mendesak Prabowo turun tangan atas pemadaman listrik bergilir di Indonesia. Gangguan listrik dinilai merugikan konsumen dan perlu evaluasi menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Hak Konsumen Terganggu Imbas Listrik Padam, YLKI Minta Prabowo Turun Tangan
Indonesia
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Gangguan kelistrikan tentu menyebabkan kerugian, baik dari PLN maupun masyarakat sebagai konsumen.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Indonesia
YLKI Kritik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Dinilai Rugikan Pasien Penyakit Kronis
YLKI mengkritik penonaktifan PBI BPJS Kesehatan. Hal itu dinilai merugikan pasien penyakit kronis.
Soffi Amira - Selasa, 10 Februari 2026
YLKI Kritik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Dinilai Rugikan Pasien Penyakit Kronis
Indonesia
Aqua Dianggap Bohongi Konsumen soal Sumber Air, YLKI Minta Pemerintah Lakukan Audit
Aqua kini dianggap membohongi konsumen soal sumber air. YLKI pun meminta pemerintah untuk melakukan audit terhadap produsen air minum tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 24 Oktober 2025
Aqua Dianggap Bohongi Konsumen soal Sumber Air, YLKI Minta Pemerintah Lakukan Audit
Indonesia
Harga Beras di Retail Moderen Bisa Capai Rp 130 Per 5 Kilogram, YLKI Pertanyakan Stok Beras Melimpah
YLKI mencatat soal polemik beras, pada sisi konsumen definisi stok beras melimpah seharusnya bukan hanya berada di hulu/gudang saja melainkan harus tersedia di pasaran.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 06 September 2025
Harga Beras di Retail Moderen Bisa Capai Rp 130 Per 5 Kilogram, YLKI Pertanyakan Stok Beras Melimpah
Indonesia
Soal Penyesuaian Tarif Air, YLKI: Kualitas Layanan dan Distribusi Harus Baik
Survei YLKI menunjukkan bahwa mayoritas pelanggan PAM Jaya merasa tarif air yang ada sudah cukup wajar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Januari 2025
Soal Penyesuaian Tarif Air, YLKI: Kualitas Layanan dan Distribusi Harus Baik
Bagikan