MERAHPUTIH.COM - DINAS Perhubungan (Dishub) Solo memperkirakan kepadatan lalu lintas masa angkutan Lebaran 2026 diprediksi naik 5 persen dari tahun sebelumnya. Untuk antisipasi potensi kepadatan lalu lintas, sedikitnya ada lima posko gabungan yang disiagakan.
Kepala Dinas Perhubungan Solo Taufiq Muhammad mengatakan pihaknya memprediksi adanya kenaikan kepadatan lalu lintas sebanyak lima persen dari tahun sebelumnya. Angka itu diambil sebagai langkah antisipasi untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang ada di 'Kota Bengawan' dari H-7 hingga H+7 Lebaran 2026 ini.
“Saat ini, kami petakan mana-mana saja lokasi yang perlu jadi perhatian untuk menerjunkan personel dan lain sebagainya,” kata Taufiq, Senin (9/3).
Dengan merujuk data kepadatan lalu lintas pada tahun sebelumnya, kata dia, sedikitnya ada 7.572.621 kendaraan yang melintas pada H-7 hingga H+7 Lebaran 2025. Jumlah tersebut sedikit lebih kecil daripada Lebaran 2024 dengan jumlah kendaraan melintas selama H-7 hingga H+7 mencapai 8.192.978.
“Meski ada penurunan kepadatan dari Lebaran 2024 ke Lebaran 2025, Dinas Perhubungan tetap menerapkan potensi kenaikan 5 persen kepadatan lalin lebaran sebagai antisipasi pengaturan lalu lintas di momen arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 ini,” ucap dia.
Baca juga:
Jokowi Bagikan Paket Sembako dan Uang Tunai kepada Ratusan Tukang Becak di Solo.
Untuk menunjang kelancaran lalin selama masa angkutan Lebaran 2026, kata dia, Dinas Perhubungan dan sejumlah pihak lainnya akan bergabung bersama pihak kepolisian dalam penyiagaan Posko Lebaran. Sedikitnya ada 5 Posko Lebaran (gabungan) Solo seperti di kawasan Jurug, Benteng Vastenburg, Faroka, dan kawasan Tirtonadi Gilingan, serta satu posko induk di Kantor Dishub Surakarta (Manahan). “Tim Pengawasan Parkir, Tim Lalu Lintas, Tim Siaga Derek standby selama Masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung,” katanya.
Antisipasi berbagai hal dalam menyambut Lebaran 2026 telah disiapkan melalui rakor bersama maupun apel di Polresta Surakarta beberapa pekan sebelumnya. Dalam kesempatan itu, Pemkot Surakarta meminta Dinas Perhubungan untuk meningkatkan pengawasan di lokasi-lokasi rawan kepadatan seperti di objek wisata dan lain sebagainya.
“Ada kemungkinan kenaikan wisatawan dari tahun sebelumnya, bahkan bisa sampai 10 persen karena tahun ini cutinya diperpanjang dan berbarengan dengan liburan anak-anak sekolah juga diperpanjang,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Satgas Bencana Polri Dikerahkan, Kawal Mudik Lebaran 2026 Pastikan Pemudik Aman