Lebaran, D'MASIV Libur Manggung

 Irene Gianov Irene Gianov - Selasa, 13 Juni 2017
Lebaran, D'MASIV Libur Manggung

Single religi "Taman SurgaMu" bukan sengaja D'MASIV buat karena Ramadan, melainkan karena merasakan pengalaman rohani saat umrah (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Usai tampil dan buka puasa bersama merahputih.com di Clique Kitchen & Bar, Sabtu (10/6), D'MASIV segera meluncur ke acara lainnya. Rian (vokalis D'MASIV) dan pihak manajemennya mengakui bila kegiatan mereka cukup padat di hari itu.

Rilisnya single religi terbaru mereka, "Taman SurgaMu", memang menjadi momen yang tepat untuk menyambut bulan Ramadan. Tak ayal, di bulan ini pun mereka cukup sibuk. Simak wawancara merahputih.com seputar single terbaru mereka, dalam kaitannya dengan Ramadan.

Apakah "Taman SurgaMu" ini memang sengaja dikeluarkan untuk bulan Ramadan?

Dari awal kita masuk industri musik, kita tuh enggak pernah kayak "eh, Ramadan bikin lagu yuk". Kita bikin lagu religi karena ada pengalaman spiritual yang kita rasakan. Kalau bikin lagu religi tapi enggak ada pengalaman religinya, ibarat buah kelapa yang kalau dibelah airnya enggak tumpah, nanggung. Setiap lagu yang kita buat ada story-nya. "Taman SurgaMu" juga gitu.

Dari mana ide lagu "Taman SurgaMu" didapat?

Jadi, bulan Maret kemarin kita sempat umrah ke Mekkah dan Madinah. Selama sembilan hari di sana, banyak pengalaman spiritual yang kita dapatkan. Kebetulan Rian (vokalis) yang tulis lagunya dari tiga tempat yang sangat sakral, sehingga lagu ini tercipta.

Bagaimana tiga tempat sakral itu bisa memberi inspirasi?

Yang pertama Masjid Nabawi 'Raudah'. Raudah itu adalah tempat Nabi Muhammad SWT ceramah, ada mimbar dan ada tempat tidurnya dia yang sekarang menjadi makam peristirahatannya. Nabi Muhammad bilang bahwa Raudah itu adalah taman surga, di mana zaman dulu orang berzikir dan salat.

Menurut Nabi Muhammad, ketika kita berdoa di situ, semua pasti dikabulkan. Makanya, jutaan orang berebut untuk salat di situ. Saat lagi rebutan dan dempet-dempetan itu, kita yang selalu bawa pulpen sama kertas bikin lirik “izinkanlah 'ku sejenak untuk singgah di taman surga-Mu”.

Lalu tempat kedua yaitu Gua Hira, tempat pertama kalinya Nabi Muhammad menerima wahyu dari Allah melalui malaikat Jibril. Jadi, di sini Alquran diturunkan pertama kali. Karena itu di bukit, jadi letaknya tinggi, kita butuh waktu dua jam untuk naik ke Gua Hira. Kalau kita enggak punya keyakinan, enggak punya semangat dan tekad, mungkin pas kita lihat setinggi itu, kita enggak akan naik.

Waktu naik ke atas, ada perasaan yang beda di situ, ya udah aku (Rian) bikin kata-kata “Aku bagai debu beterbangan tiada arti tanpa dekapan-Mu”. Di situlah kita merasa manusia kecil banget seperti debu yang enggak ada apa-apanya tanpa Tuhan.

Terus, di depan Kakbah setelah ibadah itu, kalau enggak salah sore, aku tetap pegang kertas karena emang dikalungin gitu. Jadilah lagu "Taman SurgaMu". Intinya sih sebagai pengingat kita juga untuk menjadi manusia yang lebih baik, tidak banyak melakukan dosa lagi. Kita pengin kasih semangat juga buat umat muslim untuk bisa berkunjung ke Mekkah dan Madinah.

Apakah promosi single baru ini akan memengaruhi jadwal Lebaran para personel D'MASIV?

Nah, kita selama bulan puasa ini memang ada kegiatan sampai tanggal 23. Jadi sampai tanggal 23 itu kita benar-benar full setiap hari. Kayak hari ini aja (Sabtu, 10 Juni) kita main di tiga tempat, terus besok ada acara lagi, sampai terakhir di tanggal 23. Kita akan libur di tanggal 24 sampai 29, selama satu minggu. Lebaran kan 25-26, jadi kita sehari sebelum Lebaran dan tiga hari setelah Lebaran liburnya. Tapi enggak tahu akan ada yang pulang kampung atau tidak.

Wah, ternyata jadwal manggung band bisa sama juga seperti pegawai kantoran, ya Sahabat MerahPutih. Tentunya pihak manajemen dan D'MASIV sendiri sudah memikirkan bahwa mereka harus punya waktu untuk keluarga di hari raya. Bagaimana dengan Anda?

#Musica Studio's #D'MASIV #Grup Band #Musisi #Musisi Indonesia #Single Baru #Lagu Religi #Lagu Baru #Perjalanan Umrah Ke Mekkah #Ramadan #Bulan Ramadan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
Rony Parulian merilis album kedua, Dunia dan Seisinya, berisi 10 lagu tentang cinta, imajinasi, harapan, dan perjalanan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
ShowBiz
Black Horses Lepas Rangkaian Video Lirik Live dari Album 'Jahanam'
Video-video tersebut menampilkan sejumlah lagu dari album ketiga mereka, Jahanam, yang direkam langsung dalam suasana pertunjukan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Black Horses Lepas Rangkaian Video Lirik Live dari Album 'Jahanam'
ShowBiz
KRTM Rilis Single Kedua 'Besok Lusa', Lagu tentang Kegelisahan Menatap Masa Depan
KRTM merilis single kedua 'Besok Lusa' yang mengangkat kegelisahan, rasa tertinggal, dan pencarian arah saat menghadapi masa depan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
KRTM Rilis Single Kedua 'Besok Lusa', Lagu tentang Kegelisahan Menatap Masa Depan
ShowBiz
Afgan Hadirkan 'Langit Merah Muda' untuk Soundtrack Agensi Rumah Tangga
Dalam 'Agensi Rumah Tangga', Afgan menjalankan peran ganda sebagai aktor sekaligus musisi yang terlibat dalam penggarapan soundtrack.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Afgan Hadirkan 'Langit Merah Muda' untuk Soundtrack Agensi Rumah Tangga
ShowBiz
'Wild Goose Chase', Eksperimen Filsummer antara Midwest Emo dan Nuansa Sunda
Eksplorasi musik tersebut semakin terasa lewat kehadiran suling dan kecapi Sunda yang memberikan suasana lebih sendu dan reflektif.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
'Wild Goose Chase', Eksperimen Filsummer antara Midwest Emo dan Nuansa Sunda
ShowBiz
Protomartyr Hadirkan 'Feed the Sewer', Lagu Gelap tentang Tekanan dan Sisi Kasar Kehidupan
'Feed the Sewer' dari Protomartyr menghadirkan musik muram dan atmosferik dengan tema tekanan, kekacauan, serta sisi kasar kehidupan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Protomartyr Hadirkan 'Feed the Sewer', Lagu Gelap tentang Tekanan dan Sisi Kasar Kehidupan
ShowBiz
Dari Lagu Putus Cinta hingga Groove Funk, EASY FREAK Hidupkan Kembali 'Only Like You Do'
EASY FREAK hadirkan 'Only Like You Do'. Lagu lama dari 2016 ini dihidupkan kembali dengan sentuhan pop, funk, groove, dan visual retro.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dari Lagu Putus Cinta hingga Groove Funk, EASY FREAK Hidupkan Kembali 'Only Like You Do'
ShowBiz
Lirik Lagu 'Melayang' dari White Chorus beserta Maknanya, Bercerita tentang Kerinduan
Lirik lagu Melayang dari White Chorus menceritakan tentang perasaan sepi dan kerinduan. Berikut lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Lirik Lagu 'Melayang' dari White Chorus beserta Maknanya, Bercerita tentang Kerinduan
ShowBiz
Dari 'Manuskrip' ke Panggung, FILM. Siapkan Pesta Perayaan di Rossi Fatmawati
FILM. bersiap menandai babak awal perjalanan mereka melalui sebuah pertunjukan bertajuk PPM atau Pesta Perayaan Manuskrip.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Dari 'Manuskrip' ke Panggung, FILM. Siapkan Pesta Perayaan di Rossi Fatmawati
ShowBiz
Hindia Hadirkan Box Set 'Lagipula Hidup akan Berakhir', Siapkan 500 Kopi Eksklusif
Hindia merilis box set vinil Lagipula Hidup akan Berakhir secara terbatas hanya 500 kopi. Berisi tiga vinil dan memorabilia eksklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Hindia Hadirkan Box Set 'Lagipula Hidup akan Berakhir', Siapkan 500 Kopi Eksklusif
Bagikan