League of Ancients Kerja Sama dengan Developer Indonesia
League of Ancients bekerjasama dengan Anantarupa Studios. (Foto: League of Ancients)
LEAGUE of Ancients, MOBA berteknologi blockchain 5v5 yang dikembangkan oleh Mithotech Ltd. mengumumkan telah bermitra gim developer terbarunya yakni Anantarupa Studios. League of Ancients akan memanfaatkan keahlian Anantarupa Studios yang secara bersamaan tetap mempertahankan kendali atas arah kreatif dan pengembangan Web3 gim tersebut.
Dikutip dari rilis yang diterima Merahputih.com, Sabtu (19/3), Project Lead dari League of Ancients Dwayne Ong mengatakan jika kerjasama dengan Anantarupa Studios bisa menghemat waktu pengembangan hingga 3 tahun dan dapat fokus untuk menyempurnakan aspek crypto serta integrasi eSports di gim League of Ancients.
Baca juga:
“Hal seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya, dan kami berharap kolaborasi ini akan mempersiapkan kami untuk meluncurkan gim yang luar biasa,” ucapnya.
League of Ancients bertujuan untuk menciptakan gim MOBA pertama yang berorientasi eSports, free-to-play dan play-to-earn di Binance Smart Chain. Dengan menargetkan komunitas MOBA, League of Ancients menjangkau 250 juta penonton di seluruh dunia, menawarkan mereka kesempatan untuk bermain sambil menikmati permainan yang mereka sukai.
Baca juga:
Gim ini juga akan mengadakan presale skin NFT publik terakhirnya dengan tanggal masih dirahasiakan. Ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi para penggemar untuk langsung membeli skin NFT yang terbatas. Sebanyak 95% NFT terjual selama putaran pra-penjualan pada awal Desember 2021 lalu, dengan tingkat yang limited edition dapat terjual habis hanya dalam 5 detik.
Tercatat lebih dari 150.000 skin NFT yang terjual. Menjadikannya sebagai torehan yang mengesankan, mengingat ini terjadi sekitar satu tahun sebelum peluncuran tentatif game tersebut.
Sementara itu, pemain akan diberikan banyak pilihan heores untuk dimainkan secara gratis. Memiliki skin NFT tersebut akan membuka kunci kemampuan play-to-earn, yang lebih menghargai waktu dan upaya para pemain. Sejalan dengan teknologi blockchain, skin NFT ini akan dimiliki oleh pemain, dan dapat diperjualbelikan sesuka hati.
Bagi penggemar yang ketinggalan selama presale masih dapat membeli skin NFT dari pemain lain yang mendaftarkannya di NFT Marketplace League of Ancients, yang akan diluncurkan pada akhir Q1 2022. Marketplace tersebut menawarkan skin NFT dengan harga yang tergantung pada penawaran dan permintaan, berpotensi menghasilkan lonjakan yang tinggi setelah skim terjual habis pada prapenjualan. (Yni)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme