Lawan Hong Kong, Sektor Ganda Jadi Tumpuan Indonesia

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 13 Mei 2016
Lawan Hong Kong, Sektor Ganda Jadi Tumpuan Indonesia

Hendra Setiawan (kiri) mengejar bola disaksikan Mohammad Ahsan di laga perempat final Singapore Open Super Series 2016. (Foto PP PBSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Raket - Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia mulai latihan di arena pertandingan di Kunshan Sport Center Stadium, Kunshan, Tiongkok untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan. Tim Thomas memulai latihan lebih dulu pada pukul 10.00 waktu Kunshan, sedangkan Tim Uber baru mulai latihan pada pukul 11.00. 

Sesi latihan terpaksa dilakukan terpisah karena tiap negara hanya mendapat jatah dua lapangan di saat yang bersamaan. 

“Kondisi lapangan cukup baik, tidak terlalu banyak angin. Pencahayaannya juga pas, hanya saja shuttlecock yang dipakai berat. Jadi butuh tenaga lebih untuk memukul bola. Kami harus banyak latihan fisik,” ujar Kapten Tim Thomas Indonesia, Hendra Setiawan di sela-sela latihan di Kunshan Sport Center Stadium. 

Usai latihan di main hall, tim Uber melanjutkan sesi latihan di lapangan latihan yang sudah disediakan oleh panitia penyelenggara.

Tim Indonesia masih punya satu hari lagi untuk latihan sebelum memulai laga pertama penyisihan grup pada Minggu (15/5). 

Hong Kong akan menjadi lawan pertama yang mesti dihadapi tim Thomas. Dituturkan Hendra, peluang menang melawan Hong Kong memang cukup terbuka, namun tim Thomas Indonesia tak boleh lengah.

Hong Kong punya punggawa tunggal putra yang sedang bersinar di antaranya Wei Nan dan Ng Ka Long Angus. Wei tercatat sering menyulitkan pemain Indonesia seperti Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa dan sebagainya. 

Namun di sektor ganda, Indonesia masih terbilang lebih kuat, apalagi dengan adanya pasangan ranking dua dunia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Sedangkan pasangan andalan Hong Kong, Or Chin Chung/Tang Chun Man, adalah pasangan rangking 48 dunia. 

“Peluang kami cukup terbuka, namun kami tidak boleh lengah. Sektor ganda bisa dibilang lebih berpeluang, namun kami yakin teman-teman di tunggal akan berjuang maksimal,” pungkas Hendra.

BACA JUGA:

  1. Tim Thomas Ditargetkan Juara, Uber Lolos Penyisihan
  2. "Feeling" Jokowi Tim Thomas dan Uber Bakal Menang
  3. Piala Thomas dan Uber, Tak Ada Training Camp Seperti Biasa
  4. Sektor Tunggal Putra Tim Piala Thomas Dapat Menu Latihan Khusus
  5. Greysia Pimpin Tim Uber Gantikan Nitya
#Piala Uber #Bulutangkis Indonesia #Indonesia #Hendra Setiawan #Piala Thomas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Sudah Raih 3 Emas di Asian Para Games 2026
Dengan tambahan tiga emas pada hari ini, tim Merah Putih total telah mengoleksi 25 medali yang terdiri dari empat emas, empat perak, dan 17 perunggu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Indonesia Sudah Raih 3 Emas di Asian Para Games 2026
Olahraga
Misi Mulia Pahlawan Emas Bulutangkis, Ubed Pakai Bonus Asian Games Bangun GOR di Sampang
Pahlawan emas bulu tangkis Asian Games M Zaki Ubaidillah (Ubed) manfaatkan bonus PBSI untuk bangun GOR di Sampang dan berbakti kepada orang tua.
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Misi Mulia Pahlawan Emas Bulutangkis, Ubed Pakai Bonus Asian Games Bangun GOR di Sampang
Indonesia
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Laga final ini merupakan kesempatan emas timnas Indonesia senior mengakhiri paceklik gelar juara selama 35 tahun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Indonesia
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Dishub menyiagakan 80 petugas dan rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar GBK.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Olahraga
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Indonesia resmi mencapai target 4 emas Asian Games 2026 lewat Desak Made Rita, dan berpeluang menggeser Malaysia untuk masuk ke jajaran 10 besar klasemen.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Olahraga
Leo/Daniel Juara Asian Games 2026, Emas Ketiga Indonesia Berasal dari Bulutangkis
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin meraih emas ganda putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Liang Wei Keng/Wang Chang dalam tiga gim.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Leo/Daniel Juara Asian Games 2026, Emas Ketiga Indonesia Berasal dari Bulutangkis
Olahraga
Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Fakta Kekuatan Skuad Garuda
Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak fakta kekuatan skuad Garuda, head to head, dan daftar 23 pemain Indonesia.
ImanK - Kamis, 24 September 2026
Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Fakta Kekuatan Skuad Garuda
Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 di Final Asian Games, Asa Medali Emas di Tangan Tunggal Kedua
Kekalahan beruntun yang dialami sektor tunggal pertama dan ganda pertama membuat harapan memboyong medali emas kini sepenuhnya menggantung pada perjuangan tunggal putra kedua.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Tertinggal 0-2 di Final Asian Games, Asa Medali Emas di Tangan Tunggal Kedua
Olahraga
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
"Malah bukan prediksi lagi, memang harusnya dapat medali karena akselerasi mereka juga bagus," kata Pelatih Dayung Indonesia, Muhammad Hadris.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Emas Dayung Ganda Putra Asian Games Lepas, Pelatih Indonesia Bingung Febrian/La Memo Bisa Finis ke-4
Tradisi
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Hari Jadi Kabupaten Kudus resmi digeser dari 23 September ke 23 Agustus mulai tahun 2027 berdasarkan kajian ilmiah Prasasti Masjid Menara Kudus.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Bagikan