Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Laufey Umumkan Film Konsernya Tayang 6 Desember

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 25 Oktober 2024
Laufey Umumkan Film Konsernya Tayang 6 Desember

Laufey tampil untuk Special Show. (Foto: MerahPutih.com/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MUSISI, komposer, produser, dan multi-instrumentalis pemenang Grammy Award Laufey mengumumkan perilisan film konser perdananya, Laufey's A Night at the Symphony: Hollywood Bowl. Film yang membawa penonton ke petualangan musikal yang memukau ini akan tersedia untuk pemutaran terbatas di beberapa bioskop dan juga teater IMAX mulai 6 Desember.

Lewat film ini, musisi berdarah Islandia-Tiongkok ini menampilkan pengalaman audio-visual yang memperdengarkan vokalnya yang menawan diiringi Los Angeles Philharmonic nan legendaris.??Tiket untuk Laufey’s A Night at the Symphony: Hollywood Bowl akan dijual mulai Rabu, 30 Oktober, pukul 22.00 WIB di situs: www.anightatthesymphony.com.
?Laufey’s A Night at the Symphony: Hollywood Bowl direkam di kota tempat tinggal Laufey sekarang yaitu Los Angeles. Film ini disutradarai Sam Wrench, yang dikenal lewat Taylor Swift: The Eras Tour. Film ini menampilkan Laufey berkolaborasi dengan Los Angeles Philharmonic di atas panggung ikonis Hollywood Bowl. Di panggung yang sama itu, salah seorang musisi favorit Laufey, Ella Fitzgerald, pernah tampil.

Film ini juga banyak menawarkan cuplikan di balik layar yang akan memberikan momen-momen penting menuju pertunjukan monumental Laufey ini. “Laufey tampaknya dilahirkan untuk bermain di Hollywood Bowl,” kata Variety mengomentari musisi ini.

Wrench mengatakan merekam konser perdana Laufey di Hollywood Bowl baginya terasa seperti sebuah mimpi. “Pertunjukannya merupakan perpaduan konser skala besar, tapi terasa begitu intim dalam musik Laufey,” kata Wrench dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Baca juga:

Tampil One Woman Show, Laufey Memukau di Java Jazz Festival 2024



Laufey mengaku sudah memimpikan bisa membawakan karyanya bersama Los Angeles Philharmonic. Baginya, memberikan pengalaman konser ini ke orang-orang yang mungkin berada di luar Angeles, yang tidak bisa menghadiri konser Hollywood Bowl lalu, merupakan kesempatan yang sangat berharga baginya.

“Hal itu terutama karena latar belakangku yang datang dari berbagai macam budaya. Semua itu telah banyak menginspirasi karya dan perjalanan musikku sampai hari ini,” ujar Laufey.

Laufey’s A Night At The Symphony: Hollywood Bowl diproduksi VEEPS Studios bersama Max Gredinger, Bianca Bhagat, Devin Dehaven, Kyle Heller, Michael Schneider, dan Jessica Roulston, dan ditayangkan di bioskop oleh Trafalgar Releasing.(dwi)?

Baca juga:

Laufey Tambah Satu Hari Konser di Jakarta

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan