Langgar 2 Hari di Rumah Saja, Puluhan Kios di Pasar Tradisional Ditutup 7 Hari

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 07 Februari 2021
Langgar 2 Hari di Rumah Saja, Puluhan Kios di Pasar Tradisional Ditutup 7 Hari

Pasar Harjodaksino, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah sepi dari biasanya saat diberlakukan program Dua Hari di Rumah Saja, Minggu (7/2). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelaksanaan program Dua Hari di Rumah Saja yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menekan angka kasus COVID-19 pada Sabtu-Minggu (6-7/2) masih ditemukan pelanggaran.

Di Solo, sebanyak puluhan pedagang di pasar tradisional melanggar aturan protokol kesehatan diberikan sanksi penutupan kios dan pedagang dilarang berjualan selama tujuh hari.

Kepala Satpol PP Arif Darmawan mengemukakan, pelaksanaan program Dua Hari di Rumah Saja di Solo masih ditemukan pelanggaran protokol kesehatan. Satpol PP bertindak tegas dengan menutup kios/los milik pedagang dan tidak memperbolehkan pedagang berjualan selama tujuh hari.

Baca Juga:

Jelang 2 Hari di Rumah Saja, Warga Solo Serbu Pasar Cari Stok Makanan

"Ada puluhan pedagang di 14 Pasar tradisional Solo yang melanggar protokol kesehatan kami berikan sanksi tidak boleh berjualan selama tujuh hari," katanya.

Dikatakannya, dasar sanksi tersebut tertuang dalam SE Wali Kota Nomor 067/258 tentang Peningkatan Disiplin dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Solo dalam Rangka Gerakan Jateng di Rumah Saja.

  Kepala Satpol PP Arif Darmawan, Minggu (7/2). (MP/Ismail)
Kepala Satpol PP Arif Darmawan. (MP/Ismail)

Selain itu, ada juga lima lokasi usaha kuliner ditutup selama tiga hari karena menimbulkan kerumunan dan menyelenggarakan hiburan berupa gelaran musik. Pemilik usaha kuliner tersebut sudah dimintai keterangan.

"Pemilik tempat usaha mengakui kesalahannya. Kami tetap diberlakukan sanksi," kata dia.

Ia mengaku, satpol PP juga mendapati anak berusia di bawah 15 tahun berada di pasar tradisional dan langsung diantarkan pulang ke rumahnya. Kemudian orang tuanya diberikan peringatan.

Baca Juga:

Jateng Terapkan 2 Hari di Rumah, Pasar Sepi dan Lomba Ikan Cupang Dibubarkan

Sementara berdasarkan pantauan di sejumlah jalan protokol di Kota Solo, terjadi penurunan jumlah pengguna jalan mengingat bertepatan dengan akhir pekan. Penurunan jumlah pengguna jalan di Solo.

"Secara umum di Solo terlihat lebih sepi. Pedagang pasar secara umum tidak semuanya buka. Kegiatan masyarakat di luar rumah secara umum turun 60 persen," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gerakan 2 Hari di Rumah, Polda Jateng Imbau Masyarakat Tidak Berbelanja Berlebihan

#Kota Solo #Jawa Tengah #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Bea Cukai Surakarta mengamankan 12.866.052 batang rokok ilegal dan 164.400 ml MMEA. Potensi kerugian negara mencapai Rp12,53 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Berita
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Abu Bakar Ba’asyir diduga kelelahan setelah melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Bagikan