Lampion Menyala, Warga Mulai Berselfie di Pasar Gede Solo

Zahrina IdzniZahrina Idzni - Sabtu, 21 Januari 2017
Lampion Menyala, Warga Mulai Berselfie di Pasar Gede Solo

Sejumlah warga terlihat sedang berfoto di kawasan Lampion yang menyala di malam hari (MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sebanyak 5.000 lampion sudah menyala di kawasan Pasar Gede, Solo, jelang perayaan Imlek tahun ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, langit di kawasan tersebut pun seolah berubah warna menjadi merah-merah.

Pemandangan ini pun tak disia-siakan oleh penggemar selfie. Bahkan, disaat hujan turun, mereka tak peduli, asalkan bisa bergaya di depan lampion.

“Mumpung setahun sekali mas, jadi selfie disini, kalau hujan ya pakai payung, kan malah bagus ketika digambar,” jelas seorang penggemar selfie asal Kota Sragen, Destriana kepada Merahputih.com, Jumat (20/1) malam.

Ia rela datang jauh-jauh dari Sragen menuju ke Kota Solo, demi menikmati lampion tersebut.

Suasana lampion di kawasan Pasar Gede, di  waktu malam (MP/Win)
Suasana lampion di kawasan Pasar Gede, di waktu malam (MP/Win)

“Saya tahu dari foto teman-teman di grup Whatsup, jadi penasaran. Makanya walau hujan ga masalah, malah asik pokoknya,” imbuhnya.

Lain lagi dengan, Istiyana ia bersama kedua anaknya datang untuk menikmati dan foto bersama.

“Nanti kalau pulang kita pamerkan ke ayah ya nak,” cletuknya.

Memang, sejak lampion itu menyala, kawasan ini menjadi primadona masyarakat dan destinasi wisata baru.

Dalam rangkaian kegiatan perayaan Imlek nanti, di kawasan Pasar Gede akan diadakan pesta kembang api pada saat malam pergantian tahun. (Win)

#Solo #Tahun Baru Imlek #Lampion #Kawasan Kleteng Tien Kok Sie
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Zahrina Idzni

Gaul, supel dan berkibarlah bendera negeri, Merah Putih Jaya
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Indonesia
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Api masih membesar karena tiupan angin kencang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Indonesia
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Satu dari 65 tersangka tersebut diketahui warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Indonesia
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Pemerintah melalui Kemenpora sangat berkomitmen mendukung kemajuan dan prestasi olahraga disabilitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Indonesia
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Densus 88 Antiteror Polri mencatat seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi di Indonesia telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Bagikan