Lama Tak Muncul, Ternyata Ini Kegiatan Akbar Tanjung di Tapanuli Tengah
Politisi Senior Partai Golkar, Akbar Tanjung saat ditemui dalam acara Sarasehan Kebangsaan "Membangun SDM Indonesia Unggul Menuju Negara Maju" di Senayan, Jakarta, Sabtu (19/10/2019). (ANTARA/ Abdu Fa
MerahPutih.com - Politisi senior Partai Golkar Akbar Tanjung ternyata aktif melakukan pembangunan sumber daya manusia, khususnya di Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Kegiatan itu dilakoninya setelah lama tak muncul di layar kaca.
Sebelumnya, Akbar Tanjung pernah mendirikan yayasan di sana bersama-sama Jenderal TNI Purnawirawan Feisal Tanjung sekitar tahun 1993-1994.
Baca Juga:
"Yayasan kami, Yayasan Matauli atau Maju Tapian Nauli," kata Akbar di Jakarta, Sabtu (19/10), dikutip Antara.
Baru tahun lalu Akbar bersama pengurus yayasan juga mendirikan Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli di Sibolga.
Menurut Akbar, hal itu ia lakukan karena potensi sumber daya kelautan di wilayah Tapanuli Tengah itu cukup besar untuk diberdayakan.
"Pantai di Tapanuli Tengah itu, berbatasan dengan Tapanuli Selatan dan berbatasan dengan Aceh dikenal banyak menghasilkan potensi sumber daya alam khususnya kelautan. Ikannya juga terkenal enak, terutama ikan di Sibolga itu," ujar Akbar.
Salah satu ikan yang enak sekali rasanya menurut Akbar salah satunya ikan Aso-Aso. Menurut dia, ikan itu juga banyak disukai oleh masyarakat.
Karena melihat besarnya potensi kelautan itulah, Akbar bersemangat mendirikan Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan di tanah kelahirannya tersebut.
"Supaya putra-putri bangsa di wilayah Tapanuli Tengah mampu mengolah sumber daya alam yang ada di Tapanuli Tengah dan menjadi sumber kemajuan bagi masyarakat di wilayah Tapanuli Tengah," ujar Akbar. (*)
Baca Juga:
Akbar Tanjung Ajak Semua Elite Politik Sukseskan Pelantikan Presiden-Wakil Presiden
Bagikan
Berita Terkait
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari
Pesta Malam Tahun Baru 2026 Jakarta Himpun Donasi Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Pulang Dari Pakistan dan Rusia, Prabowo Langsung Mendarat di Sumatera Utara
Siklon Tropis Senyar Bikin Hujan Lebat dan Ekstrem Landa Sumatera Utara
20 Kejadian Bencana Alam di 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, 10 Orang Meninggal Dunia sementara Ratusan Warga Harus Mengungsi
4 Kabupaten Di Sumatera Utara Diterjang Banjir Bandang, Korban Jiwa Tercacat di Tapteng