Lama Hiatus, The Sastro Siap Kembali ’Lari 100'
The Sastro menyadari para penggemar yang menantikan penampilan mereka. (Foto: Dok. The Sastro/Ryansatrio P)
MENGINJAK usia lebih dari dua dekade, soal antusiasme seperti halnya ujian atau bisa jadi kutukan yang kerap terjadi di banyak band, salah satunya grup band The Sastro yang baru saja kembali menjejaki panggung selepas hiatus cukup lama.
Menjaga antusiasme bermusik untuk sebuah grup band memang bukanlah suatu hal yang mudah. Terutama ketika hasrat ngeband hanyalah untuk memainkan musik yang disukai tanpa peduli apa kata orang.
Ketika The Sastro diundang ke acara Gentle Tuesday pada Mei 2022, antrian yang mengular terjadi karena kapasitas tempat itu penuh. Lalu sedikit insiden kecil dari sejumlah orang yang memaksa masuk, menjadi bumbu kembalinya The Sastro.
Tak lama kemudian, kota Bandung menjadi saksi aksi berikutnya, di acara Bandung Pop Calling bersama band Rumahsakit dan Suar. Terakhir, acara Thursday Riot yang kembali hidup dan mengundang The Sastro untuk mengisi acara legendaris skena Jakarta 2000an, bersama Themilo dan White Shoes & The Couple Company.
Baca juga:
View this post on Instagram
Ritchie (Gitar) menyadari The Sastro aktif kembali berawal dari berbagai desakan dari pesan di media sosial yang menginginkan band yang berdiri tahun 2001 ini kembali aktif. “Banyak DM masuk tak hanya di akun IG The Sastro, tetapi juga di akun pribadi,” kata Ritchie.
Sadar tidak hanya faktor nostalgia yang memainkan peran penting, adanya pendengar baru The Sastro ternyata juga menjadi salah satu hal yang mendorong band ini untuk kembali. Single utama The Sastro, Lari 100 memang telah menjadi anthem yang klasik bagi pendengar indiepop Indonesia.
“Itu pas kami main di Gentle Tuesday, enggak berhenti itu orang-orang stage diving di sepanjang lagu Lari 100,” ujar Ritchie lagi sambil tersenyum mengingatnya.
Baca juga:
.Feast Lengkapi Kisah ALI dengan Merilis Album ‘Abdi Lara Insani’
Berusia dua dekade lebih, tentu tak mudah untuk ‘berlari 100’ kembali. The Sastro juga tak mau terjebak menjadi band nostalgia semata. “Kami sebenarnya masih memiliki energi lebih dan belum keluar semua,” ujar Rege. Namun dirinya mengiyakan jika mereka harus bergelut dengan kesibukan, keluarga, dan karier. Kehidupan tak bisa dielakkan namun passion keempat personel band itu belum pudar.
Interaksi The Sastro dengan audiens saat kembali manggung menghadirkan kesan tersendiri bagi mereka. Bertemu muka-muka lama, dan juga menyapa muka baru, penanda The Sastro masih dinantikan.
“Pas di Bandung, ada dua penonton datang langsung dari Surabaya loh. Bagi kami, tampaknya band ini memiliki urusan yang belum selesai untuk pendengar kami,” kata Ritchie yang juga gitaris band shoegaze Damascus ini.
Pastinya The Sastro memiliki alasan khusus dan tepat untuk aktif kembali. Mulai dari kompilasi esensial JKT: SKRG dan album Vol.1, The Sastro mencoba melacak artefak historis mereka sebelum membuat materi baru.
Kini The Sastro berencana merilis sebuah karya khusus berisikan materi demo-demo terawal dan rilisan merchandise spesial berkolaborasi dengan 404. “Awal Oktober yah, semoga lancar, tunggu saja!” tutup Rege.
Didirikan oleh empat sohib kampus seni, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Agung Wibowo Sastro (vokal), Ritchie Ned Hansel (gitar), Ary Buy Shandra (bass), dan Rege Luhur Indrastudianto (drum). The Sastro menjadi salah satu dari lima band IKJ yang menjadi langganan utama pensi di medio 2000-an, bersama Goodnight Electric, The Adams, The Upstairs, dan White Shoes & The Couple Company. (kna)
Baca juga:
Teddy Adhitya Berikan Apresiasi untuk Penggemar lewat 'Stay The Same'
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Jawab Antusias Fans, Aziz Hedra Hadirkan 'I Don’t Know Anymore (Live Session)' ke DSP
Vakum 6 Tahun, Ariana Grande Kembali ke Panggung Lewat Eternal Sunshine Tour
Cavetown Gandeng Chloe Moriondo di 'Sailboat', Potret Rapuh Cinta Baru Berbalut Chiptune
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
Yungblud dan The Smashing Pumpkins Awali 2026 Lewat Versi Baru 'Zombie', ini Liriknya
BTS Umumkan Comeback, Lagu ‘Run BTS’ kembali ke Tangga Lagu
Lagu 'Who Knows' dari Daniel Caesar Viral di TikTok, Potret Cinta yang Dibalut Keraguan
Lirik Lagu 'Right Where You Left Me' dari Taylor Swift, Bicara soal Terjebak di Luka Perpisahan