Musik

Lama Hiatus, The Sastro Siap Kembali ’Lari 100'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 02 September 2022
Lama Hiatus, The Sastro Siap Kembali ’Lari 100'

The Sastro menyadari para penggemar yang menantikan penampilan mereka. (Foto: Dok. The Sastro/Ryansatrio P)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGINJAK usia lebih dari dua dekade, soal antusiasme seperti halnya ujian atau bisa jadi kutukan yang kerap terjadi di banyak band, salah satunya grup band The Sastro yang baru saja kembali menjejaki panggung selepas hiatus cukup lama.

Menjaga antusiasme bermusik untuk sebuah grup band memang bukanlah suatu hal yang mudah. Terutama ketika hasrat ngeband hanyalah untuk memainkan musik yang disukai tanpa peduli apa kata orang.

Ketika The Sastro diundang ke acara Gentle Tuesday pada Mei 2022, antrian yang mengular terjadi karena kapasitas tempat itu penuh. Lalu sedikit insiden kecil dari sejumlah orang yang memaksa masuk, menjadi bumbu kembalinya The Sastro.

Tak lama kemudian, kota Bandung menjadi saksi aksi berikutnya, di acara Bandung Pop Calling bersama band Rumahsakit dan Suar. Terakhir, acara Thursday Riot yang kembali hidup dan mengundang The Sastro untuk mengisi acara legendaris skena Jakarta 2000an, bersama Themilo dan White Shoes & The Couple Company.

Baca juga:

Musisi Lintas Genre Buat Album Persembahan untuk Sajama Cut

View this post on Instagram

A post shared by The Sastro (@thesastro_)

Ritchie (Gitar) menyadari The Sastro aktif kembali berawal dari berbagai desakan dari pesan di media sosial yang menginginkan band yang berdiri tahun 2001 ini kembali aktif. “Banyak DM masuk tak hanya di akun IG The Sastro, tetapi juga di akun pribadi,” kata Ritchie.

Sadar tidak hanya faktor nostalgia yang memainkan peran penting, adanya pendengar baru The Sastro ternyata juga menjadi salah satu hal yang mendorong band ini untuk kembali. Single utama The Sastro, Lari 100 memang telah menjadi anthem yang klasik bagi pendengar indiepop Indonesia.

“Itu pas kami main di Gentle Tuesday, enggak berhenti itu orang-orang stage diving di sepanjang lagu Lari 100,” ujar Ritchie lagi sambil tersenyum mengingatnya.

Baca juga:

.Feast Lengkapi Kisah ALI dengan Merilis Album ‘Abdi Lara Insani’

Berusia dua dekade lebih, tentu tak mudah untuk ‘berlari 100’ kembali. The Sastro juga tak mau terjebak menjadi band nostalgia semata. “Kami sebenarnya masih memiliki energi lebih dan belum keluar semua,” ujar Rege. Namun dirinya mengiyakan jika mereka harus bergelut dengan kesibukan, keluarga, dan karier. Kehidupan tak bisa dielakkan namun passion keempat personel band itu belum pudar.

Interaksi The Sastro dengan audiens saat kembali manggung menghadirkan kesan tersendiri bagi mereka. Bertemu muka-muka lama, dan juga menyapa muka baru, penanda The Sastro masih dinantikan.

“Pas di Bandung, ada dua penonton datang langsung dari Surabaya loh. Bagi kami, tampaknya band ini memiliki urusan yang belum selesai untuk pendengar kami,” kata Ritchie yang juga gitaris band shoegaze Damascus ini.

Pastinya The Sastro memiliki alasan khusus dan tepat untuk aktif kembali. Mulai dari kompilasi esensial JKT: SKRG dan album Vol.1, The Sastro mencoba melacak artefak historis mereka sebelum membuat materi baru.

Kini The Sastro berencana merilis sebuah karya khusus berisikan materi demo-demo terawal dan rilisan merchandise spesial berkolaborasi dengan 404. “Awal Oktober yah, semoga lancar, tunggu saja!” tutup Rege.

Didirikan oleh empat sohib kampus seni, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Agung Wibowo Sastro (vokal), Ritchie Ned Hansel (gitar), Ary Buy Shandra (bass), dan Rege Luhur Indrastudianto (drum). The Sastro menjadi salah satu dari lima band IKJ yang menjadi langganan utama pensi di medio 2000-an, bersama Goodnight Electric, The Adams, The Upstairs, dan White Shoes & The Couple Company. (kna)

Baca juga:

Teddy Adhitya Berikan Apresiasi untuk Penggemar lewat 'Stay The Same'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
Aruma menghadirkan EP Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu yang merekam perjalanan emosional, menerima diri, berdamai, dan menemukan rasa cukup.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
ShowBiz
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Liam dan Noel Gallagher mendapat standing ovation selama delapan menit di Festival Film Venesia setelah pemutaran dokumenter Oasis 'Don’t Look Back in Anger'.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
ShowBiz
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
'Tamu Berwajah Itu' menjadi salah satu lagu Nadin Amizah di album 'Laika, yang Ditinggalkan'. Simak informasi dan daya tarik lagu tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
ShowBiz
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
Tiara Andini menghadirkan music video 'Tulang dan Nadi' di Jember, kota kelahirannya. Lagu ini mengangkat makna cinta dari orang-orang terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
ShowBiz
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
Felix Stray Kids merilis lagu solo terbaru 'Slow It Down'. Lagu ini mengangkat pesan tentang memperlambat langkah dan menemukan keseimbangan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
ShowBiz
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
Lomba Sihir akan menggelar konser tersebut di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada 21 November 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
ShowBiz
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
Melalui lagu ini, Nadin menghadirkan cerita tentang seseorang yang pada dasarnya tidak menuntut banyak hal dalam hidup.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
ShowBiz
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
Melalui lagu ini, tergambar rasa kecewa, sakit hati, dan kebingungan ketika cinta yang diberikan dengan penuh ketulusan justru berakhir dengan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
ShowBiz
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
Ray Shabir resmi debut sebagai singer-songwriter melalui single 'Falling' yang dirilis 7 Agustus 2026, membawa pengalaman kepenulisannya ke musik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
ShowBiz
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
Rony Parulian merilis album kedua, Dunia dan Seisinya, berisi 10 lagu tentang cinta, imajinasi, harapan, dan perjalanan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
Bagikan