Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Musisi Lintas Genre Buat Album Persembahan untuk Sajama Cut

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 01 September 2022
Musisi Lintas Genre Buat Album Persembahan untuk Sajama Cut

Album ini menjadi bukti bahwa Sajama Cut memiliki pengaruh untuk musisi tanah air. Foto: Siaran Pers Sajama Cut)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEDERET musisi dan band tanah air meng-cover berbagai lagu dari band Sajama Cut. Lagu-lagu cover itu tertuang di dalam sebuah album bertajuk You Can Be Anyone You Want - A Tribute to Sajama Cut. Bukan hanya musisi lintas generasi, album ini diisi oleh band dari beragam genre.

Lewat keterangan resmi yang diterima MerahPutih, Selasa (30/8), mulai dari band indie rock Jakarta seperti Polka Wars, unit city pop Ikkubaru, penyanyi ddan gitaris delta blues Adrian Adioetomo, hingga grup post punk Surabaya Cotswolds, membawakan ulang karya-karya Sajama Cut pilihan mereka, baik dari album resmi maupun demo.

You Can Be Anyone You Want menjadi bukti bahwa Sajama Cut sedikit-banyak punya pengaruh dalam skena musik Indonesia, terlebih pada ranah musik independen.

Baca juga:

Livingroom Hadirkan Video Musik untuk Single ‘Stars’

"The Osaka Journals dari Sajama Cut adalah album yang menjadi soundtrack melihat langit-langit kamar sebelum tidur. Mendengarkan TOJ, bukan cuma nostalgia pada Sajama Cut aja, tapi hal hal yang terjadi di masa itu. Mesin waktu via kaset," ujar Adit, salah satu personel Ghost Fever, band yang juga ikut mengisi album tribute itu.

"Saya sangat gembira bisa jadi bagian dalam tribute to Sajama. Karena bisa merepresentasikan lagu mereka dalam bentuk yang baru (dan berbeda). Juga bisa menjalin pertemanan dengan semua musisi yang ada di proyek ini. Sebuah kehormatan dan kesenangan level Yonkou," lanjutnya.

Sementara Sal Priadi yang juga ikut mengisi album ini mengatakan, ia tidak hanya mengagumi lagunya tetapi juga cara Sajama mempresentasikan karyanya lewat artwork, video, packaging, dan bentuk visual lainnya.

Baca juga:

Cerita Kesabaran Biru Baru di Single 'Semua Telah Terjadi'

Marcel Thee, vokalis, penulis lagu, dan satu-satunya personel asli Sajama Cut yang tersisa mengatakan ini bukti nyata bahwa musik Sajama Cut tidak terkungkung waktu dan aliran musik. Itu sesuatu yang membanggakan, khususnya ketika ada orang yang bermusik karena terpengaruh oleh band ini.

Namun Marcel menilai album ini lebih dari sekedar penghargaan dari para band pengisinya. “Lebih seperti sebuah ‘perbincangan’ atau kolaborasi antara Sajama Cut dengan musisi-musisi ini, dari genre dan generasi yang berbeda," jelasnya.

Dalam beberapa hari terakhir, media sosial Sajama Cut telah menjalankan campaign teaser yang intens dan menarik perhatian. Kampanye ini dibantu oleh Anindito Ariwandono dari label independen Orange Cliff Records.

Album tribute You Can Be Anyone You Want akan segera dirilis dalam format double CD pada 3 September 2022. Sementara untuk artwork album ini seniman kolase M Rifqi 'Destroy Stairs', menjadi sosok yang menciptakannya.(kna)

Baca juga:

Rilis EP ‘Jackpot’, Tabraklari Ceritakan Fenomena Permainan Slot

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
PERAUKERTAS Rilis 'Joki Cinta', Usung Warna Retrowave Bernuansa Retro Modern
PERAUKERTAS membuka fase baru perjalanan musiknya lewat "Joki Cinta". Mengusung nuansa Retrowave dengan sentuhan synth khas era 1980-an.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 12 menit lalu
PERAUKERTAS Rilis 'Joki Cinta', Usung Warna Retrowave Bernuansa Retro Modern
ShowBiz
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
Melalui lirik yang emosional, keduanya menggambarkan rasa canggung, penyesalan, dan kerinduan yang muncul ketika dua orang yang dulu sangat dekat kini tak lagi saling berkomunikasi.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
ShowBiz
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
Malika resmi debut sebagai solois lewat single 'Nanti Aku Cerita'. Lagu ini menjadi ungkapan kasih, penghormatan, dan terima kasih seorang anak kepada sang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
ShowBiz
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
Young K DAY6 kembali sebagai solois lewat album kedua YOUNGEST. Lagu utama 'Shut the Door' mengangkat pengalaman pribadi yang dituangkan seperti catatan harian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
ShowBiz
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
Mario G. Klau berkolaborasi dengan Juan Reza lewat single 'Baby Pelan Pelan'. Lagu ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari sebuah pertemuan pertama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
ShowBiz
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
No Na kembali lewat lagu terbaru 'honk!' yang menghadirkan musik ceria dengan bunyi klakson khas dan sentuhan budaya Indonesia melalui referensi 'Om Telolet Om'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
ShowBiz
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
Simak makna lagu Terang Bulan karya Endah N Rhesa. Menghadirkan refleksi tentang harapan, ketenangan, dan kekuatan untuk bangkit melalui lirik yang puitis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Bagikan