Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave

Soy Kongo lepas EP perdana. (Foto: dok. soy kongo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Unit darkwave/post-punk asal Samarinda, Kalimantan Timur, Soy Kongo, resmi merilis mini album (EP) bertajuk Sekap. Karya ini menjadi ruang eksplorasi kritis yang menyoroti relasi antara pembangunan, lingkungan, dan kesadaran manusia.

Judul Sekap berangkat dari penggalan kata '-scape', istilah yang kerap digunakan untuk menggambarkan bentang lingkungan secara luas dan utuh, mencakup karakter, pola, hingga nuansa suatu lanskap.

Di saat yang sama, kata 'sekap' juga dimaknai secara personal dan psikologis. Soy Kongo memandang pembangunan bukan sekadar mengubah ruang fisik, tetapi juga berpotensi mengurung bentang pikiran manusia—mulai dari ingatan, imajinasi, hingga identitas.

Kondisi tersebut perlahan membatasi kemampuan manusia untuk membayangkan kemungkinan lain, bahkan sekadar mengenang lingkungan yang pernah ada. Dampaknya, terjadi pergeseran nilai dan ketumpulan persepsi kritis secara kolektif.

Baca juga:

Portura Debut di Bandung, Kolaborasi Spesial di Lintas Resonan

Jo Soegono Rilis Album Debut 'Prof Jo', Suguhkan Kisah Hangat dan Jujur dalam 9 Lagu

Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia

Soy Kongo digawangi oleh lima seniman asal Samarinda, yakni Sabrina, Ule, Ruvi, Delly, dan Dery. Mereka dikenal lewat kecenderungan menghadirkan melodi yang menghantui serta atmosfer suara yang pekat dan gelap.

Dalam proses kreatifnya, Soy Kongo menyerap beragam pengaruh, mulai dari goth rock, darkwave/post-punk, hingga industrial, yang kemudian diramu menjadi lanskap bunyi muram dan intens.

Di balik karya-karyanya, dinamika Soy Kongo juga tak lepas dari konflik internal dan disfungsi relasi yang kerap mewarnai perjalanan mereka sebagai unit musik. Ketegangan tersebut justru kerap merembes ke dalam musik serta cara mereka menghadirkan diri di hadapan publik.

Meski relasi antarpersonel kerap bergejolak, Soy Kongo tetap berupaya membangun pengalaman musikal yang memikat sekaligus mengusik, menghadirkan rasa tidak nyaman yang disengaja sebagai bagian dari narasi artistik mereka. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik Lengkap Lagu 'UxYOUxU' dari Chuei Li Yu, Jadi Tanda Album Perdananya
Lirik lagu UxYOUxU dari Chuei Li Yu jadi penanda album perdananya bertajuk SWEET DREAM.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Lirik Lengkap Lagu 'UxYOUxU' dari Chuei Li Yu, Jadi Tanda Album Perdananya
ShowBiz
Alaska Sirait Tampilkan Sisi Reflektif Lewat 'Good For You', Berikut Lirik Lengkapnya
'Good For You' juga merefleksikan pengalaman personal Alaska sebagai remaja yang sedang melangkah menuju fase dewasa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Alaska Sirait Tampilkan Sisi Reflektif Lewat 'Good For You', Berikut Lirik Lengkapnya
ShowBiz
Nick Jonas Buka 2026 dengan Single 'Gut Punch', Lagu Sarat Pergulatan Batin
Nick Jonas membuka 2026 dengan single terbaru 'Gut Punch', lagu emosional yang mengangkat pergulatan batin, kritik diri, dan refleksi kehidupan pribadi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Nick Jonas Buka 2026 dengan Single 'Gut Punch', Lagu Sarat Pergulatan Batin
ShowBiz
BIP Band Hadirkan Versi Baru 'Satu Nusa Satu Bangsa' lewat Album '10 Windu Indonesia'
BIP Band merilis versi terbaru lagu nasional “Satu Nusa Satu Bangsa” sebagai bagian dari album kebangsaan 10 Windu Indonesia, menyambut 80 tahun kemerdekaan RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
BIP Band Hadirkan Versi Baru 'Satu Nusa Satu Bangsa' lewat Album '10 Windu Indonesia'
ShowBiz
Jawab Antusias Fans, Aziz Hedra Hadirkan 'I Don’t Know Anymore (Live Session)' ke DSP
Aziz Hedra resmi merilis 'I Don’t Know Anymore (Live Session)' ke platform streaming. Merekam fase quarter life crisis dengan emosi yang jujur dan intim.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Jawab Antusias Fans, Aziz Hedra Hadirkan 'I Don’t Know Anymore (Live Session)' ke DSP
ShowBiz
Vakum 6 Tahun, Ariana Grande Kembali ke Panggung Lewat Eternal Sunshine Tour
Ariana Grande bersiap menggelar Eternal Sunshine Tour mulai Juni 2026. Tur ini menjadi kembalinya Ariana ke panggung konser setelah vakum selama enam tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Vakum 6 Tahun, Ariana Grande Kembali ke Panggung Lewat Eternal Sunshine Tour
ShowBiz
Cavetown Gandeng Chloe Moriondo di 'Sailboat', Potret Rapuh Cinta Baru Berbalut Chiptune
'Sailboat' menyatukan kisah personal Cavetown dengan sentuhan hangat khas Moriondo, berpadu dengan produksi glitchy dan eksperimental garapan Underscores.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Cavetown Gandeng Chloe Moriondo di 'Sailboat', Potret Rapuh Cinta Baru Berbalut Chiptune
ShowBiz
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
Band indie asal Magelang, Musuffer, merilis single debut 'Last Trip'. Mengusung Sufi rock, lagu ini mengulas eksistensialisme manusia, ego, dan refleksi spiritual.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
ShowBiz
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Soy Kongo merilis mini album Sekap. Mengulas relasi pembangunan, lingkungan, dan kesadaran manusia lewat lanskap bunyi yang muram.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
ShowBiz
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
Idgitaf merilis single terbaru berjudul 'Rutinitas'. Lagu ini merefleksikan realitas tahun baru yang tak selalu bahagia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
Bagikan