Kesehatan

Lakukan 5 Hal Sederhana Ini agar Tubuh Bugar saat Bangun Tidur

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Februari 2020
Lakukan 5 Hal Sederhana Ini agar Tubuh Bugar saat Bangun Tidur

Awali harimu dengan aktivitas sehat. (Foto: Unsplash/Jon Toyson)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SERINGKALI saat bangun tidur tubuh terasa lemas, kaku, dan mata masih mengantuk. Tentunya kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tidak cukup tidur, tidur larut malam, atau posisi tubuh saat tidur yang kurang tepat. Tentunya, ini dapat menghambat untuk memulai aktivitas di pagi hari.

Baca juga:

Bangun Tidur Kepala Terasa Berat? Bisa Jadi Kamu Waswas

Jika kamu merasakan hal yang serupa, sebaiknya langsung bangun dari tempat tidur. Sebab jika tidak, kamu akan kembali tidur karena posisi yang sudah nyaman. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan agar tubuh tetap rileks saat bangun tidur. Dirangkum dari beberapa sumber, simak lima gerakan sederhana yang dapat membuatmu semangat menjalani hari.

1. Regangkan punggung

Lakukan 5 Hal Sederhana Ini agar Tubuh Bugar saat Bangun Tidur
Raih ujung kaki dengan kedua tangan. (Foto: Sonima)

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah meregangkan punggung saat bangun tidur. Jangan terdoga untuk menarik selimut dan bermalas-malasan karena akan membuatmu semakin lemas. Meregangkan punggung dapat melemaskan otot belakang yang terasa kaku setelah semalam berbaring.

Duduklah dan luruskan kedua kaki ke depan. Raih ujung kaki dengan kedua tangan dan tahan posisi ini selama beberapa detik. Agar lebih maksimal, lakukan gerakan ini sebanyak lima kali.

2. Tarik napas

Lakukan 5 Hal Sederhana Ini agar Tubuh Bugar saat Bangun Tidur
Sambil membayangkan sesuatu yang indah dan menyenangkan. (Foto: Unsplash/Eli DeFaria)

Hanya dengan tarik napas, badanmu akan terasa lebih baik setelah bangun tidur. Caranya pun sangat mudah. Duduk dengan posisi kaki bersila dan pejamkan mata. Lalu tarik napas dalam-dalam, tahan selama beberapa detik kemudian buang lewat mulut perlahan.

Lebih baik jika kamu sambil membayangkan hal-hal yang indah dan menyenangkan. Lakukan aktivitas ini sebanyak lima kali.

Baca juga:

Kebiasaan Cek Ponsel saat Bangun Tidur Ternyata Enggak Baik

3. Berdiri

Lakukan 5 Hal Sederhana Ini agar Tubuh Bugar saat Bangun Tidur
Lawan rasa malas ketika bangun tidur. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Setelah beranjak dari kasur, berdiri dengan posisi tegak dengan pinggul dan perut mengarah ke dalam, serta kaki sedikit terbuka. Kemudian, letakkan kedua tangan di samping tuuh dan lebarkan jarak kaki.

Kamu juga bisa melakukannya dengan cara dekatkan tubuh ke dinding. Kemudian, naikkan satu tangan ke atas kepala dan tekuk sementara tangan lainnya diregangkan ke dinding.

4. Minum dua gelas air putih

Lakukan 5 Hal Sederhana Ini agar Tubuh Bugar saat Bangun Tidur
Tambahkan irisan lemon agar lebih maksimal. (Foto: Unsplash/Jez Timms)

Setelah bangun tidur, awali harimu dengan meneguk dua gelas air putih. Ketika seharian berisitirahat, tubuh kembali membutuhkan cairan dan membersihkan racun di dalamnya. Jika ingin lebih maksimal, kamu bisa menambahkan irisan atau perasan lemon.

Lemon memiliki kandungan yang dapat menyegarkan tubuh dan tonik bagi liver. Kebiasaan ini wajib kamu tanam agar tubuh semakin bugar dan sehat.

5. Sarapan bernutrisi

Lakukan 5 Hal Sederhana Ini agar Tubuh Bugar saat Bangun Tidur
Tubuh membutuhkan asupan yang bernutrisi di pagi hari. (Foto: Unsplash/Ben Kolde)

Terakhir, jangan lupa untuk sarapan ketika bangun tidur. Atur jadwal sarapan dan tidak melebihi dari jam yang disarankan. Terkadang, kamu memang merasa tidak lapar.

Padahal, tubuhmu membutuhkan nutrisi agar dapat beraktivitas seharian nanti. Tidak perlu makanan berat, cukup makanan ringan saja. Seperti roti, buah-buahan, atau sayuran yang direbus. (And)

Baca juga:

Parahnya Bahaya dari Tidur Kelamaan, Bikin Kamu Cepat-cepat Bangun

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan #Tidur #Tips Tidur #Pola Tidur #Tidur Malam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan