Lagu Sentimental The Mercy's Diaransemen Ulang NOAH
Ki-ka: Uki, David, Ariel, dan Lukman, formasi Noah saat ini (Foto: noah-site)
GENERASI 70-an pasti tahu The Mercy's, satu dari lima band Indonesia yang saat itu disebut sebagai "The Big Five". Kemahiran Charles Hutagalung melahirkan lagu-lagu sentimental, seperti "Tiada Lagi", meroketkan nama grup asal Sumatra Utara ini. Charles bergabung dengan The Mercy's tahun 1970, menggantikan Iskandar atau Bun sebagai vokalis utama sekaligus keyboardist.
Meski telah almarhum, karya-karya Charles yang fenomenal masih terus diputar dan dimainkan oleh para musisi muda. Salah satunya NOAH, yang mengaransemen kembali lagu "Biar Kusendiri" dari The Mercy's. Lagu ini masuk dalam album Sings Legend yang dirilis pada bulan Mei 2016 di bawah label Musica Studio's.
Sebelumnya, beberapa lagu dari album Sings Legend telah dirilis Musica Studio's ke khalayak. Ada empat lagu, yakni "Kupu-Kupu Malam" (Titiek Puspa), "Kisah Cintaku" (Chrisye), "Sajadah Panjang" (Bimbo), dan "Andaikan Kau Datang" (Koes Plus). Berisi sembilan lagu, album ini merupakan salah satu cara NOAH menghormati musik legendaris karya musisi Tanah Air di era 1960 hingga 1990-an.
"Kita pengin generasi sekarang tahu lagu-lagu legendaris zaman dulu. Dan inginnya mereka juga tahu bahwa lagu Indonesia juga besar sejak dulu," jelas Ariel. Untuk itulah band yang kini terdiri dari Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), dan David (kibor), mengerjakan musiknya dengan sangat serius.
Secara komposisi dan aransemen, lagu-lagu yang dikumpulkan dalam Sings Legend ini memiliki banyak eksplorasi musik. Namun, ketika didengarkan, lagu-lagu hasil aransemen ulang NOAH ini tidak berubah secara rasa. Terdengar seperti NOAH, tapi punya rasa seperti lagu aslinya.
Untuk lagu "Biar Kusendiri", NOAH telah menyelesaikan syuting video klipnya. Anda dapat nantikan hasilnya di laman YouTube Musica Studio's. Sementara itu, Anda dapat menikmati video liriknya di atas, sambil ikut bernyanyi. (*)
Baca juga artikel tentang musisi lainnya di bawah Musica Studio's: "Taman SurgaMu", Inspirasi Rian D'MASIV Saat Umrah.
Bagikan
Berita Terkait
Man Sinner Rilis 'Bumi Menangis (Unplugged)', Respons Banjir Bandang di Sumatra dan Aceh
Peron dan Post-Punk Kaum Kerja: Membuka Realitas Lewat EP Perdana 'SINGKAP'
Dul Jaelani Kembali dengan Lagu Emosional 'Sebenarnya, Selamanya…', Simak Lirik Lengkapnya
Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap
Billkiss Tutup Album Perdana dengan Lagu Pop Ceria 'Maunya Kamu'
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
Daniel Dyonisius dan Varnasvara Rilis 'Wanita', Lagu Kontemplatif tentang Kekerasan dan Trauma Perempuan