Ladies, Kenali 4 Jenis Rambut Rontok
Jenis rambut rontok bagi perempuan. (Foto: unpslash/Tamara Bellis)
KERONTOKAN pada rambut menjadi salah satu permasalahan yang cukup berisiko. Misalnya, membuat kebotakan di bagian kepala, ataupun menjadi tanda bagi penyakit serius.
Kondisi medis hingga hormon, kemungkinan menjadi salah satu penyebab dari kerontokan pada rambut. Meskipun tidak mudah untuk membuktikannya, melalui laman Healthline, ladies mesti tahu empat jenis rambut rontok ini, misalnya:
Baca Juga:
1. Androgenetic Alopecia
Jenis ini adalah kebotakan atau kerontokan rambut pada perempuan yang disebabkan oleh genetika, atau riwayat keluarga. Biasanya, penyebab utama kerontokan rambut pada perempuan, umumnya dialami oleh usia 12 hingga 40 tahun.
Bagi perempuan, Androgenetic Alopecia membuat rambut terlihat lebih tipis secara keseluruhan. Sementara, pria cenderung melihat kebotakan sebagai garis rambut yang surut.
2. Alopecia Areata
Ini adalah kerontokan rambut yang terjadi secara tiba-tiba di kepala ataupun tubuh. Jenis rambut rontok ini biasanya dimulai dengan satu atau lebih tambalan botak bulat yang mungkin ataupun mungkin tidak tumpang tindih.
Baca Juga:
3. Cicatricial Alopecia
Cicatricial alopecia merupakan sekelompok kondisi yang menyebabkan ireversibel rambut rontok, melalui jaringan parut. Kemudian, rambut rontok dan folikel diganti dengan jaringan parut.
4. Alopecia Traumatis
Penyebab rambut rontok jenis ini dikarenakan praktik penataan rambut. Batang rambut bisa patah, setelah menggunakan sisir panas, pengering rambut, pelurus, atau bahan kimia tertentu untuk mewarnai atau meluruskan rambut.
Selain itu, masalah kerontokan rambut bisa timbul karena seseorang mengalami masalah kesehatan. Kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan kerontokan rambut, seperti hipotiroidisme, penyakit Hodgkin, hipopituitarisme, hashimoto, lupus eritematosus sistemik, dan masih banyak lagi.
Oleh sebab itu, untuk mengatasi kerontokan rambut ini, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan, entah itu kerontokan yang disebabkan oleh stres atau perubahan hormonal dan lainnya. Kamu perlu menggunakan monoksidil.
monoksidil adalah obat bebas (OTC) yang tersedia dalam bentuk cair dan busa untuk penggunaan topikal. Cara penggunaannya, yaitu dengan digosokan di kulit kepala setiap hari. Cara ini perlu diterapkan dalam jangka panjang selama berbulan-bulan, hingga bertahun-tahun untuk secara efektif mencegah kerontokan rambut dan meningkatkan pertumbuhan rambut.
Kamu juga bisa mencoba terapi estrogen. Meskipun tidak digunakan secara luas seperti pada umumnya, terapi penggantian hormon ini dapat menjadi pengobatan untuk alopecia androgenik. (cil)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk