Kurang Dikenal, Sayuran Okra Merah Ternyata Punya Segudang Manfaat Bagi Kesehatan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 21 Oktober 2022
Kurang Dikenal, Sayuran Okra Merah Ternyata Punya Segudang Manfaat Bagi Kesehatan

Okra memiliki manfaat untuk kesehatan. (Foto: Pexels/Prateek Nuti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAI sayuran khas wilayah tropis, okra kurang begitu dikenal di Indonesia. Beberapa supermarket Indonesia memang sudah mulai menjual okra, tapi popularitasnya masih kalah jauh dari sayuran lain. Di sejumlah negara Asia dan Eropa, okra justru cukup digemari dan populer sebagai sajian nikmat nan bergizi.

Tanaman okra yang biji polongnya bisa dikonsumsi umumnya berwarna hijau. Ada juga okra berwarna merah atau lebih mudahnya disebut okra merah. Meskipun tidak sepopuler okra hijau, okra merah juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan loh.

Dikutip dari Dr Health Benefit, akhir-akhir ini okra merah sudah diakui akan manfaatnya yang luar biasa. Okra merah memiliki rasa dan juga tekstur yang terbilang unik karena rasanya seperti terong dan asparagus. Saat dimasak, warna pada okra merah akan memudar dan polongnya akan berubah menjadi hijau.

Sama seperti okra hijau, okra merah juga memberikan nutrisi yang baik untuk tubuh kita. Nutrisi yang terkandung dalam okra merah adalah vitamin C, vitamin A, folacin, magnesium, potasium, dan kalsium. Selain itu, okra merah juga bebas lemak, bebas lemak jenuh, bebas kolesterol, dan rendah kalori. Okra merah baik untuk dikonsumsi orang yang akan dan sedang diet. Masih banyak lagi manfaat okra merah. Yuk, kita simak.

Baca juga:

4 Sayuran dengan Kandungan Tinggi Zat Besi

okra merah
Okra ada yang berwarna hijau dan ada yang berwarna merah. (Foto: Pexels/Quang Nguyen Vinh)


1. Menurunkan Gula Darah


Gula darah merupakan salah satu faktor penting yang harus dijaga agar tetap sehat. Gula darah tinggi dapat menyebabkan prediabetes dan diabetes tipe 2. Okra merah bisa membantu menurunkan kadar gula darah. Namun, ada peringatan bagi kamu yang menderita diabetes. Okra merah bisa mengganggu beberapa obat diabetes seperti metformin.


2. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Jantung


Salah satu penyebab penyakit jantung adalah kadar kolesterol yang tinggi. Apabila mengonsumsi okra merah bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Ini lantaran okra merah mengandung zat kental seperti gel yang disebut lendir. Zat ini membantu mengikat kolesterol selama proses pencernaan.

Baca juga:

6 Sayuran yang Mengandung Vitamin E Melimpah

okra merah
Saat dimasak, warna pada okra merah akan memudar dan polongnya akan berubah menjadi hijau. (Foto: Pexels/Dreampix Photography)


3. Kaya Nutrisi tapi Rendah Kalori


Okra merah memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh. Dalam secangkir okra merah terdapat 33 kalori, 7 gram karbohidrat, 2 gram protein, 0 gram lemak, 3 gram serat, 14% nilai harian magnesium, 15% vitamin A, 26% vitamin C, 26% vitamin K, dan 14% vitamin B6.

Selain itu, okra merah rendah kalori dan karbohidrat. Okra merah mengandung beberapa protein dan serat. Mengonsumsi okra merah dalam jumlah yang cukup juga baik untuk mengatur berat badan, mengontrol gula darah, struktur tulang, dan massa otot. (yos)

Baca juga:

Cara Mudah Agar Si Kecil Suka Makan Sayur

#Kesehatan #Sayur Organik
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan