Kunjungi Dumai, Jokowi 'Hadiahkan' Kapal RoRo Rute Malaka-Dumai

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 26 Maret 2019
Kunjungi Dumai, Jokowi 'Hadiahkan' Kapal RoRo Rute Malaka-Dumai

Jokowi. (Instgram/@jokowi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Presiden Nomor urut 01, Joko Widodo 'menghadiahkan kapal feri Roll-On Roll-Off (RoRo) Malaka-Dumai bagi masyarakat Riau.

"Saya tadi dapat tulisan bahwa kapal feri RoRo Riau ini masih maju mundur. Kapal feri RoRo Malaka-Dumai saya setujui, saya acc hari ini," kata Jokowi seperti dilansir Antara, Selasa (26/3).

Rute baru kapal RoRo di kawasan Dumai-Malaka sudah sejak September 2018 dibicarakan karena volume perdagangan Indonesia-Malaysia lebih besar dibandingkan dengan Bitung (Sulawesi Utara-Davao/General Santos (Filipina).

Jokowi dan Istri di Dumai. (Instgram/@jokowi)
Jokowi dan Istri di Dumai. (Instgram/@jokowi)

PT ASDP telah menyiapkan dua unit kapal untuk digunakan pada rute Dumai-Malaka, yaitu Kapal Motor Penumpang (KMP)JATRA I dan KMP JATRA II.

KMP JATRA I memiliki bobot 3.871 Gross Ton dengan kapasitas 700 orang penumpang dan 50 unit kendaraan. Sedangkan KMP JATRA II memiliki bobot 3.902 Gross Ton dengan kapasitas 527 penumpang dan 54 unit kendaraan.

Dari sisi perhubungan laut bisa dikatakan sudah siap, terminal penumpang sudah beroperasi. Namun masih terdapat beberapa persoalan yang menunggu diselesaikan dari sisi perhubungan darat seperti "standard safety", roda, mesin, customs, komoditi dan sebagainya.

Sedangkan dari sisi perhubungan darat, belum dicapai kesepakatan antara Indonesia dan Malaysia terkait spesifikasi teknis truk/kendaraan roda empat yang akan masuk/keluar pelabuhan dan melintasi wilayah perbatasan kedua negara.

"Kedua, ini ada kereta api, dari Labuhan Batu ke Dumai, bagaimana Pak? Saya sampaikan segera dan dilanjutkan," tegas Jokowi.

Ketiga, Jokowi juga menjanjikan perluasan daerah kelapa sawit.

"Ini urusan kelapa sawit, ini kita sudah menginjak B50 sudah ada MoU antara PT Badak Lima dan Pertamina, tinggal pelaksanaan, ini akan memperluas daerah yang ada kelapa sawitnya," tambah Jokowi.

B50 adalah bahan bakar biodiesel bauran CPO (minyak kelapa sawit mentah) 50 persen.

Pemilu Presiden 17 April 2019 diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Paslon Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Paslon Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (*)

Baca Juga: Netralitas Polri Diragukan, Lampu Merah Bagi Jokowi

#Joko Widodo #Serba-Serbi Kampanye #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Beredar unggahan yang menyebut pemerintah telah menetapkan Jokowi sebagai bencana nasional. Cek fakta dan keaslian informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
Joko Widodo Ditugaskan BRIN Jadi Ketua Taskforce Penanggulangan Bencana, cek faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
Beredar video yang menampilkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo tengah mengunjungi lokasi bencana alam Sumatra. Cek fakta lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Beredar video yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo marah kepada Menkeu Purbaya karena menolak bayar utang Whoosh menggunakan APBN.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Ariyadi menegaskan bahwa menyeret-nyeret PDIP dalam narasi yang tidak berdasar hanya menunjukkan upaya memutarbalikkan fakta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Kejaksaan Agung menyita uang Jokowi senilai triliunan. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Indonesia
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
David Febrian Sandi tegaskan dukungan pada Prabowo-Gibran adalah langkah sah melanjutkan visi Jokowi
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 November 2025
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua Harian PSI Usulkan Duet Gibran-Jokowi di Pilpres 2029
Beredar informasi yang menyebut Jokowi dan Gibran akan berkontestasi di Pilpres 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua Harian PSI Usulkan Duet Gibran-Jokowi di Pilpres 2029
Indonesia
Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Jokowi: Prinsip Dasar Transportasi Bukan Mencari Laba
Jokowi menegaskan proyek transportasi massal seperti Whoosh dibangun untuk layanan publik dan manfaat sosial, bukan demi keuntungan finansial.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Jokowi: Prinsip Dasar Transportasi Bukan Mencari Laba
Bagikan