Kumpulkan Pengurus DPP PSI di Bali, Jokowi Ngaku hanya Beri Arahan Kerja Politik
Presiden Ketujuh RI Jokowi. (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) diketahui mengumpulkan semua pengurus DPP PSI dan memberikan pengarahan di Bali pada 3 Oktober 2023. Jokowi mengaku hanya mempertegas isi sambutannya di kongres pertama PSI di Solo.
“Ya, sesuai yang saya sampaikan di kongres bahwa saya akan full mendukung PSI. Saya akan bekerja keras untuk PSI,” ujar Jokowi, Senin (13/10).
Dia mengatakan arahan ke pengurus DPP PSI tentang kerja-kerja politik di PSI. “Saat di Bali, saya diminta untuk memberikan, memberikan apa ya, memberikan arahan tentang kerja-kerja politik di PSI,” katanya.
Baca juga:
Kader Partai Lain Loncat Gabung PSI, Jokowi Melihat Masa Depan Cerah
Saat ditanya terkait dengan arahan tersebut, sebagai pertegasan dewan pembina, ia meminta menanyakan hal tersebut kepada DPP PSI. “Ya, ditanyakan saja ke PSI tentang itu (dewan pembina),” kata dia.
Dia mengaku bentuk dukungan kepada PSI bisa berupa mengisi atau bicara di sekolah partai dan lainnya.
“Saya sampaikan kerja-kerja di bawah dengan rakyat itu yang harus dilakukan PSI,” tutupnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Jadi Ketua DPD PSI Solo, Astrid Widayani Ditargetkan Kuasai Kandang Banteng
Bagikan
Berita Terkait
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
Banjir, Perjalanan KA Banyubiru Ekspres Solobalapan Dibatalkan
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
ASN Solo Mulai WFA, Walkot Respati Sebut Hemat Anggaran Operasional Kantor 29 Persen
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan