Kuli Panggul Beras: Kalau Bukan karena Keluarga, Saya Tak akan Kerja Begini

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 01 Maret 2015
Kuli Panggul Beras: Kalau Bukan karena Keluarga, Saya Tak akan Kerja Begini

Ilustrasi: Antarafoto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Hidup di Jakarta memang terkenal sangat keras. Hal itulah yang dirasakan semua warga yang ada di Jakarta, salah satunya para kuli panggul beras yang bekerja di toko beras Sumber Raya (SR) Jatinegara Jakarta Timur. Pekerjaan mereka tergolong kasar serta sangat beresiko. Padahal upah dari pekerjaan itu tidak setimpal dengan apa yang dikerjakan.

Rusda, salah satu pekerja panggul beras di toko Beras Sumber Raya (SR) Jatinegara, Jakarta Timur, menuturkan pekerjaan ini memang sangat menguras tenaga. Namun demikian, inilah pekerjaan yang harus ditekuni untuk bertahan dan menghidupi keluarga. (Baca: Kisah Pilu Kuli Panggul Beras)

"Kalau berpikir kepada ongkos dan pekerjaannya, tidak akan pernah saya bekerja di sini. Tapi ini dilakukan semata-mata untuk menghidupi keluarga," katanya kepada merahputih.com, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (1/3).

"Saya hanya berharap kepada pembeli beras untuk memberi jasa panggul seikhlasnya. Tidak ada unsur paksaan atau tarif besaran tertentu untuk menghargai jasa panggulan kami, karena dari merekalah keluarga kami berharap," sambungnya. (Baca: Harga Beras Masih Melambung Tinggi di Pasar Induk Cipinang)

"Pekerjaan itu harus dinikmati saja. Kalau dinikmati tidak akan pernah terasa. Seberat apapun itu pekerjaannya minimal akan sedikit mengurangi beban fikiran kalau itu dinikmati," pungkasnya. (fik)

#Dampak Kemiskinan #Kuli Panggul
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Masyarakat Rentan Miskin Bertambah, Cak Imin Minta Warga Bersabar
"Akan ada saatnya kita bergerak untuk mengatasi yang rentan miskin. Sabar, kita akan terus bekerja keras."
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026
Masyarakat Rentan Miskin Bertambah, Cak Imin Minta Warga Bersabar
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
BPS Laporkan Jumlah Penduduk Miskin dan Ketimpangan Turun Tipis di 2025
Jumlah penduduk miskin pada September 2025 sebesar 23,36 juta orang, menurun 0,49 juta orang terhadap Maret 2025 dan menurun 0,70 juta orang terhadap September 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
 BPS Laporkan Jumlah Penduduk Miskin dan Ketimpangan Turun Tipis di 2025
Indonesia
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun diasuh neneknya karena sang ibu harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Indonesia
Bocah di Sukabumi Meninggal Dengan Kondisi Tubuh Dipenuhi Cacing, Ini Kata Kemensos
Pendamping keluarga Program Keluarga Harapan (PKH) yang tersebar di setiap daerah ditugaskan untuk membantu, memastikan keluarga dengan tingkat ekonomi terendah (desil 1) terdata,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Agustus 2025
Bocah di Sukabumi Meninggal Dengan Kondisi Tubuh Dipenuhi Cacing, Ini Kata Kemensos
Indonesia
Penduduk Miskin Jakarta Naik, Gubernur Pramono Cari Penyebabnya
Begitu garis kemiskinan naik, penduduk yang sebelumnya sedikit di atas garis itu bisa langsung terdampak dan masuk kategori miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 26 Juli 2025
Penduduk Miskin Jakarta Naik, Gubernur Pramono Cari Penyebabnya
Indonesia
Pengeluaran Kelompok Penduduk 40 Persen Terbawah Naik Drastis
Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,36 persen poin dibandingkan September 2024 dan Maret 2024 yang masing-masing sebesar 21,39 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 Juli 2025
Pengeluaran Kelompok Penduduk 40 Persen Terbawah Naik Drastis
Indonesia
Data Kemiskinan Warga Indonesia Mengacu BPS Bukan Data Bank Dunia
Pemerintah Indonesia akan tetap menggunakan garis kemiskinan oleh BPS sebagai rujukan dalam menyusun kebijakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Juni 2025
Data Kemiskinan Warga Indonesia Mengacu BPS Bukan Data Bank Dunia
Indonesia
Presiden Prabowo Diklaim Akan Umumkan Angka Garis Kemiskinan Baru, Merujuk Perhitungan Bank Dunia?
Luhut tidak merinci target penyelesaian revisi angka garis kemiskinan. Namun, dia optimistis sudah memiliki data yang lengkap untuk melakukan revisi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Juni 2025
Presiden Prabowo Diklaim Akan Umumkan Angka Garis Kemiskinan Baru, Merujuk Perhitungan Bank Dunia?
Indonesia
China Bakal Berikan Pendidikan Vokasi Bagi Masyarakat Miskin Indonesia, Termasuk Korban PHK
Pelatihan vokasi tersebut akan membekali peserta dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar kerja domestik maupun global, khususnya di sektor-sektor strategis.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Mei 2025
China Bakal Berikan Pendidikan Vokasi Bagi Masyarakat Miskin Indonesia, Termasuk Korban PHK
Bagikan