Kuasa Hukum Ahok Tolak Saksi Amin Suma

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 13 Februari 2017
Kuasa Hukum Ahok Tolak Saksi Amin Suma

Massa pendukung GNPF-MUI di depan Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Senin (13/2). (Foto MP/M Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Saksi Ahli Agama Islam Amin Suma ditolak memberikan keterangan oleh tim kuasa hukum terdakwa Basuki Tjahaja Purnama di sidang perkara penistaan agama yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (13/2). Dalam sidang kesepuluh tersebut Amin Suma dihadirkan JPU sebagai saksi ahli.

"Posisi saksi ahli yang memiliki konflik kepentingan. Tidak mungkin ahli bisa menilai produk dan keagamaannya secara objektif. Jika demikian, keadilan akan sulit dicapai. Malah justru menjadi beban keadilan," kata kuasa hukum Ahok usai saksi diambil sumpah.

Kuasa hukum meminta agar Majelis Hakim membatalkan keterangan saksi ahli kerena dinilai tidak independen dan tidak kredibel.

"Berdasarkan permohonan kami, agar majelis hakim mempertimbangkan kembali mendengarkan keterangan saksi ahli Amin Suma," imbuh kuasa hukum Ahok.

Menjawab penolakan kubu Ahok terhadap saksi ahli pertama, Jaksa Ali Mukartono mengatakan keberatan atas penilaian kuasa hukum Ahok.

"Dalam sidang ini tidak menilai pertentangan. Dalam perkara ini Pak Basuki melanggar hukum pidana sebagaimana diatur dalam KUHP. Tidak bisa dikatakan ada kepentingan saksi MUI dengan terdakwa. Oleh karena itu, kami mohon persidangan ini diteruskan," kata Ali.

Setelah berdiskusi, majelis hakim akhirnya melanjutkan sidang mendengarkan keterangan saksi ahli Amin Suma.

Sedikit informasi, selain menduduki posisi Wakil Ketua di MUI, M. Amin Suma merupakan salah satu dosen senior di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta. Ia merupakan guru besar Hukum Islam di Universitas Islam tersebut.

Sementara itu massa pendukung Ahok yang biasanya turut memberikan dukungan dengan berdemo di Jalan Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan persis di depan Kementan, kali ini tidak tampak menggelar aksi.

Tidak ada bentangan poster dan orasi yang mendukung Ahok saat gelar perkara di ruang sidang.

Pemandangan berbeda terpantau dari sisi barat gedung Kementan. Ratusan massa pendukung GNPF-MUI terus menggelar orasi dan poster.

Massa aksi tetap bertahan meskipun sedikit diguyur hujan. Teriakan takbir dan salawat terus menerus dikumandangkan dari mobil komando massa aksi. (Fdi)

#Sidang Ahok # Penistaan Agama #Al Maidah 51 #GNPF MUI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Tersangka M adalah pengunjung yang tampil melafalkan Surah Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara untuk memenangkan tantangan hadiah miras.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Indonesia
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Polda Metro Jaya tetapkan empat tersangka kasus penistaan agama di konser musik Ancol. RES, AK, I, dan M berperan sebagai host, pemberi tantangan, dan pembaca surah.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Indonesia
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menolak maaf dan memproses hukum panitia The Sounds Project atas dugaan penistaan agama berupa promo miras berkedok hafalan surah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Indonesia
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Maman Imanul Haq mengecam promosi Newport di The Sounds Project yang menggunakan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Indonesia
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Pasha Ungu mendesak Polri menindak dugaan promosi minuman beralkohol menggunakan ayat Al-Qur'an dalam acara musik The Sound Project 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Indonesia
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Challenge hafalan Surah Ad-Duha dengan hadiah sebotol minuman keras viral di media sosial. Pramono Anung mengecam kegiatan tersebut dan meminta tindakan tegas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Bagikan