Ksatria Sampai Akhir, Jepang Tinggalkan Piala Dunia Bersihkan Ruang Ganti Sendiri

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 04 Juli 2018
Ksatria Sampai Akhir, Jepang Tinggalkan Piala Dunia Bersihkan Ruang Ganti Sendiri

Ruang ganti pemain timnas Jepang yang sudah dibersihkan oleh Keisuke Honda dkk. dengan ucapan terima kasih berbahasa Rusia dalam sepucuk surat. (Twitter Jurnalis Anny Osabutey)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Timnas Jepang memang sudah tersingkir dari Piala Dunia 2018. Jepang dikalahkan Belgia dengan skor 2-3, pada babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Rostov Arena, Selasa (2/7) malam dini hari kemarin WIB.

Padahal dalam pertandingan tersebut, tim Samurai Biru mampu unggul dua gol lebih dahulu melalui Genki Haraguchi (48') dan Takashi Inui (52'). Sayang, Belgia membalasa tiga gol melalui Jan Vertonghen (69'), Marouane Fellaini (74'), serta Nacer Chadli (90').

skuat jepang merahputih
Skuat Timnas Jepang (FIFA.com)

Dikutip dari Metro, meski begitu, timnas Jepang meninggalkan sebuah ucapan terima kasih berkelas yang tidak pernah dilakukan oleh timnas manapun. Keisuke Honda dkk. membersihkan ruang ganti mereka di Stadion Rostov Arena, sebelum kembali ke hotel.

Padahal saat itu, timnas Jepang masih terpukul soal kekalahan dari Belgia. Namun, jiwa ksatria Jepang dengan sifat rajin yang mendarah daging, membuat para pemain sangat antusias membersihkan ruang ganti yang ditempatinya di Stadion Rostov Arena.

Timnas Jepang (FIFA.com)

Ruang ganti pemain timnas Jepang yang sudah dibersihkan oleh Keisuke Honda dkk. dengan ucapan terima kasih berbahasa Rusia dalam sepucuk surat.

Tak hanya itu, timnas Jepang juga meninggalkan pesan kepada tuan rumah Rusia usai tersingkir dari Piala Dunia 2018. "Terima kasih," tulis mereka dalam bahasa Rusia. (*/BolaSkor)

#Piala Dunia 2018 #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Bagikan