KRI Banda Aceh Angkut Pemudik ke Semarang dan Surabaya
Kapal itu mengantarkan pemudik berlayar menuju Semarang, Jawa Tengah, dan Surabaya, Jawa Timur. ANTARA/Genta Tenri Mawangi.
MerahPutih.com - Kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Banda Aceh-593 dikerahkan untuk mengangkut pemudik dari Jakarta dan kota ke Semarang, Jawa Tengah dan Surabaya, Jawa Timur.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali melepas keberangkatan para pemudik di kapal perang itu bersama dengan pemudik lainnya yang mengikuti program mudik gratis TNI AL menggunakan bus.
Baca juga:
Pj Heru Sarankan Warga yang Mudik Titip Rumahnya ke Lurah
"Kami menggunakan KRI Banda Aceh dari Kolinlamil berangkat menuju Semarang dan Surabaya. Tercatat, ada 1.026 peserta yang ikut KRI Banda Aceh. Kemudian, nanti kembalinya, arus balik juga akan menggunakan KRI Banda Aceh dari Surabaya, Semarang, kemudian ke Jakarta. Dan, mereka yang menggunakan jalur laut ini membawa motornya masing-masing ya,” kata Ali di Jakarta, Jumat (5/4).
TNI AL berinisiatif membuat program mudik gratis menumpang kapal perang karena ingin ikut serta membantu pemerintah menurunkan angka risiko kecelakaan lalu lintas yang sering kali korbannya pemudik yang mengendarai motor ke kampung halamannya.
"Kalau mereka mengendarai motor dari Jakarta-Surabaya kan tentu bahayanya cukup banyak. Tetapi, kalau di sini, di atas kapal, mereka bisa istirahat," katanya.
Di dalam kapal perang TNI AL itu, seluruh pemudik mendapatkan makanan untuk berbuka puasa dan sahur yang disediakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Untuk anak-anak atau mereka yang tak berpuasa, ada juga makanan yang disiapkan buat mereka.
Sementara untuk pengaturan tempat tidur, Ali menyebut perempuan dan anak-anak dapat menempati kamar-kamar yang tersedia, sementara laki-laki di geladak kapal dan hanggar heli.
Dari 1.026 pemudik yang diangkut KRI Banda Aceh hari ini, 273 di antaranya membawa sepeda motor. Kemudian, sekitar 500 lebih penumpang bakal turun di Semarang, dan sisanya di Surabaya.
Kemudian, untuk program mudik gratis jalur darat TNI AL, ada 120 bus yang dimanfaatkan oleh 6.000 lebih penumpang. Program mudik gratis yang merupakan hasil kerja sama antara TNI AL bersama bank-bank plat merah seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI, dan bank-bank swasta seperti Bank Woori Saudara, Bank Jawa Barat, dan Bank Artha Graha, serta Kementerian Perhubungan RI.
Baca juga:
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional
Polri Prediksi Adanya Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru 2025/2026
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya