KPMP Kampanyekan Anti Kekerasan lewat Lomba Seni Budaya

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 02 Desember 2015
KPMP Kampanyekan Anti Kekerasan lewat Lomba Seni Budaya

Ilustrasi Kekerasan: MerahPutih/Alfi Rahmadhani

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (KPMP) Kota Yogyakarta selenggarakan Lomba Fragmen Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Lomba diikuti oleh sepuluh peserta dari sembilan kecamatan di DI Yogyakarta.

Kepala KPMP Christina Lucy Irawati menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat Kota Yogyakarta. Dia menilai, kekerasan sering terjadi di lingkungan internal rumah tangga, dengan wanita dan anak menjadi korban.

"Perlombaan ini untuk menjaga komitmen kita dalam menekan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Yogyakarta. Pemilihan media seni budaya menjadi alternatif agar pesan yang disampaikan lebih mudah dicerna masyarakat," papar Lucy di Ruang Utama Atas, Balaikota Yogyakarta, DI Yogyakarta, Selasa (1/12).

Ketua TP-PKK Kota Yogyakarta sekaligus ketua jaringan KDRT Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun, mengungkapkan tingginya pelaporan KDRT menunjukkan masyarakat sudah tidak sungkan untuk menghubungi pihak yang berwajib terkait kekerasan yang dialaminya maupun orang di sekitar.

"Pemerintah mulai menaruh perhatian khusus pada KDRT di tahun 2012. Tercatat ada 265 kasus KDRT, di tahun 2013 naik menjadi 691. Ini merupakan hal yang patut diapresasi," jelasnya.

Dalam perlombaan, peserta menyajikan fragmen sandiwara kejadian KDRT. Tidak melulu menampilkan kejadian dalam bentuk kekerasan fisik, peserta juga berinovasi mengupas KDRT bentuk kekerasan psikis. (fre)

 

BACA JUGA:

  1. KPK: OTT di Serpong Terkait Pembentukan Bank Banten
  2. KPK Amankan 8 Orang saat OTT di Serpong
  3. Dugaan Pelanggaran Kode Etik, Besok DKPP Bacakan 12 Putusan
  4. LGBT, Penyumbang HIV/AIDS Terbesar
  5. Dokter Tita: Dulu HIV Mematikan, Sekarang Jadi Kronis
#Yogyakarta #Kekerasan Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Bagikan