KPAI Ingatkan Bawaslu Soal Politik Masuk Lingkungan Sekolah
KPAI saat audiensi bersama jajaran Bawaslu. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan Bawaslu untuk melakukan pengawasan di lingkungan sekolah jelang kampanye politik Pilkada Serentak ini.
Pasalnya, bukan rahasia lagi jika sekolah kerap dijadikan lokasi kampanye terselubung pasangan calon.
"Perlu diwaspadai adalah sekolah, terutama SMA/SMK yang seharusnya tempat yang zero politik bisa digunakan untuk kampanye terselubung," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti usai melakukan audiensi bersama jajaran Bawaslu, Jumat (9/2).
Retno menduga, masuknya politik praktis ke dalam lingkungan sekolah dikarenakan adanya dukung-mendukung dari Guru PNS untuk pasangan calon.
"Pelaku kampanye terselubung adalah para guru PNS maupun non-PNS yang strategis mempengaruhi para siswanya. Bawaslu perlu mewaspadai ini, meski ASN harus netral," ujarnya.
Makanya, tak mengherankan jika pemilihan kepala daerah selesai, banyak kepala sekolah berganti posisi.
"Bukan cerita baru saat usai Pilkada maka terjadi pergantian kepala sekolah besar-besaran untuk memberi jabatan para guru yang masuk timses kepala daerah terpilih," kata dia.
Untuk itu dalam rangka mewujudkan Pilkada Serentak yang ramah anak, maka KPAI beraudiensi ke Bawaslu RI, mengingat tugas dan fungsi utamanya sebagai pengawas pemilu, termasuk Pilkada. (Fdi)
Baca juga terkait di: Pihak Sekolah Bantah Korban Bully "Mirip Ahok" Mendapat Kekerasan Fisik
Bagikan
Berita Terkait
High Cost Politics Calon Bikin Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Bukan Ubah Cara Pemilihan
Krisis Venezuela Jadi Alarm Keras, DPR Desak Ketahanan Energi Nasional Diperkuat
Korban Kekerasan Anak Meningkat, Komisi XIII DPR Minta Pendampingan Psikologis Diperkuat
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
KPAI Sebut Tindakan Pendakwah yang Diduga Lakukan Pelecehan Bisa Picu Kecemasan dan Pengaruhi Mental Anak
3 Norma Dilanggar, KPAI Tegaskan Aksi Dai Cium Anak di Ruang Publik Bisa Masuk Ranah Hukum
KPAI Dorong Sekolah Perkuat Sistem Deteksi Dini Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Tutup Dikbar, Cak Imin Ingin Perempuan Bangsa Banyak Mewarnai PKB
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Insiden Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, KPAI Sebut Longgarnya Pengawasan Keamanan Sekolah