Korlantas sebut Kemacetan di Tol Cipali Karena Banyak Pengemudi Berhenti di Bahu Jalan
Para pemudik bersama sanak saudara menunggu keberangkatan bus yang akan mengantar mudik dari titik keberangkatan pertigaan lampu merah Cibitung menuju akses Gerbang Tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekas
MerahPutih.com- Jalur tol yang dilintasi pemudik di Trans Jawa mulai menunjukkan adanya kemacetan.
Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengungkapkan, kemacetan arus mudik terjadi di Tol Cipali KM 81. Kemacetan disebabkan para pemudik yang parkir di bahu jalan.
Baca Juga:
Kecelakaan Maut Terjadi di KM 139 Tol Cipali, 3 Tewas 7 Orang Luka-Luka
Menurut Firman, banyaknya pemudik yang parkir di bahu jalan lantaran kondisi rest area yang penuh.
"Rest area di KM 81 penuh, pengunjung parkir di bahu jalan," kata Firman, Rabu (19/4).
Diketahui, kenaikan volume arus lalu lintas sampai dengan saat ini dibandingkan dengan volume arus lalu lintas tadi malam meningkat sebesar 10 persen dari 5.087 kendaraan per jam menjadi 5.606 kendaraan per jam.
Korlantas Polri memperpanjang lajur Contra Flow di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2023.
Penerapan rekayasa kebijakan tersebut tadinya diberlakukan di ruas jalan KM 48 hingga KM 70. Untuk saat ini, contra flow akan dilakukan di KM 36 sampai dengan KM 47.
Baca Juga:
Tol Cisumdawu ke Cipali Beroperasi 06:00 - 15:00 WIB Saat Arus Mudik
"Saat ini untuk mengurai kepadatan pada ruas tol KM 48 telah dilakukan contra flow dua lajur dari KM 47 sampai dengan KM 70 Gerbang tol Jakarta-Cikampek, dan diperpanjang menjadi KM 36 sampai KM 47, 1 lajur," kata Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi.
Sementara itu, polisi juga memperpanjang penerapan one way di Tol Cipali hingga Kalikangkung sampai dengan pukul 24.00 WIB malam nanti.
"Perpanjangan rekayasa lalu lintas one way diperkirakan akan berkahir pada Rabu 19 april 2023 pukul 24.00 WIB," ujar Eddy.
Apabila pada periode waktu tiga jam sebelum jadwal pengakhiran one way masih terdapat peningkatan volume lalulintas yang signifikan dari Jakarta ke arah Timur, maka rekayasa lalin itu akan kembali disesuaikan.
"Maka dapat dimungkinkan terjadi penyesuaian kembali jadwal pengakhiran rekayasa lalulintas one way, dapat dilanjutkan atau diakhiri dan lalu lintas kembali normal 2 arah," ucap Eddy. (Knu)
Baca Juga:
Polisi Identifikasi 5 Korban Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
5,1 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol ASTRA Infra Selama Nataru 2025-2026
Jelang Tahun Baru 2026, Arus Penyeberangan dari Jawa ke Sumatera Melonjak Tajam
Libur Nataru 2026, 32 Ribu Penumpang dan 7.000 Kendaraan Menyeberang dari Jawa ke Sumatra
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional
Masuk Masa Nataru 2026, Lonjakan Keberangkatan Diprediksi Berlangsung Pekan Depan
Amankan Nataru 2025/2026, Operasi Lilin 2025 Kerahkan 146.701 Personel Gabungan
Polri Prediksi Adanya Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru 2025/2026
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya
Penjualan Tiket Kereta Nataru 2025/2026 Tembus 1,44 Juta, Rute Jakarta–Surabaya Paling Banyak Dipesan