Korea Utara Vs Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Ditunda karena Situasi Tidak Terduga

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 22 Maret 2024
Korea Utara Vs Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Ditunda karena Situasi Tidak Terduga

Laga kualifikasi Piala Dunia Jepang lawan Korut dibatalkan karena situasi tidak terduga. (ANTARA/Juns)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2027 putaran kedua, yang mempertemukan Korea Utara dengan Jepang dipastikan harus ditunda. Semula pertandingan tersebut dijadwalkan Selasa (26/3), di mana Korea Utara menjadi tuan rumah.

"Pertandingan antara Korut dan Jepang, yang dijadwalkan dimainkan pada 26 Maret, tidak akan berlangsung sebagaimana yang dijadwalkan karena keadaan yang tidak terduga," demikian pernyataan AFC dikutip dari Antara.

Baca Juga:

Gelombang Tuntutan agar Philippe Troussier Mundur Kian Besar Usai Kalah dari Timnas Indonesia

Pernyataan AFC hanya beberapa jam setelah mengumumkan laga akan digelar di tempat netral.

AFC mengatakan bahwa keputusan itu diambil setelah dilakukan dialog dengan FIFA dan muncul sehari setelah Korut mengatakan pihaknya tidak akan menyelenggarakan pertandingan di ibukota Pyongyang. Para pejabat Korut tidak menjelaskan alasan dari keputusan tersebut.

Kantor berita Jepang Kyodo melaporkan pada Kamis, bahwa Korut tidak ingin menjadi tuan rumah pertandingan itu karena kecemasan terhadap infeksi bakteri di Jepang.

“Mereka meminta kepada kami saat turun minum, untuk menyelenggarakannya di Jepang,” kata Kepala Asosiasi Sepak bola Jepang (JFA) Kozo Tashima, setelah kedua tim memainkan pertandingan kualifikasi pertama di Tokyo. Laga itu dimenangi Jepang dengan skor 1-0.

“Saya katakan kepada mereka bahwa itu sangat mendadak dan saya tidak dapat memberi jawaban “ya” secepatnya. Saya katakan kepada mereka bahwa hal itu akan membutuhkan waktu setidaknya dua atau tiga hari. Saya katakan kepada mereka bahwa itu sulit,” demikian media Jepang mengutip Tashima.

Baca Juga:

6 Negara yang Maju ke Babak Play-off Kualifikasi Euro 2024

AFC juga menyebut bahwa hal itu kini akan mengacu pada “komite-komite relevan” di FIFA, dengan sejumlah pembaruan diharapkan akan segera dilakukan. Pihaknya juga tidak mengonfirmasi apakah pertandingan itu akan dimainkan di mana dan kapan. (*)

#Korea Utara #Jepang #Timnas Jepang #Kualifikasi Piala Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Bagikan