Korban Pencabulan Demi Ilmu Hitam di Depok Bertambah

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Rabu, 13 Juli 2016
Korban Pencabulan Demi Ilmu Hitam di Depok Bertambah

Pelaku pencabulan anak di bawah umur karena ingin menuntut ilmu hitam, di Polresta Depok Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/7). (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Korban pelaku pencabulan demi mengejar ilmu hitam M Arsyad alias Imen semakin bertambah.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan Polresta Depok, pria berusia 24 tahun kembali mengaku di hadapan Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda, sudah mencabuli empat anak perempuan di bawah umur.

"Iya. Selain K dan F ternyata ada lagi korbannya," kata Eelinda melalui sambungan telepon kepada merahputih.com, Rabu (13/7).

Pada pemeriksaan sebelumnya, Imen mengaku baru mencabuli dua anak wanita. Namun, masih kata Imen, untuk menyempurnakan ilmunya, ia harus mencabuli puluhan anak di bawah umur.

"Sangat keji. Selain ilmu hitam, tersangka juga merupakan pedofilia," tambah Erlinda.

Menanggapi ihwal demikian, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho masih akan terus mendalami kasus ini.

Ia yakin, korban kebiadaban Imen masih ada lagi. "Kami yakin, korban masih ada. Karena itu, kami akan terus berusaha untuk melakukan yang terbaik dan akan terus melawan kejahatan dengan modus apa pun," tambah Teguh melalui pesan singkat. (Ard)

BACA JUGA:

  1. Demi Mengejar Ilmu Hitam, Lelaki ini Cabuli Anak di Bawah Umur
  2. Sony Sandra Pelaku Pencabulan Belasan Anak di Kediri Divonis 9 Tahun
  3. Bocah Korban Pencabulan Pengusaha Kontraktor Ditemukan di Pinggir Jalan
  4. Pengakuan Seorang Bocah Korban Pencabulan Pengusaha Kontraktor
  5. Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, LPAPB Gugat SS
#Kekerasan Anak #Tindak Kekerasan #Pencabulan Bocah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Saat ini, korban telah ditempatkan di rumah aman dengan pendampingan tim perlindungan anak UPTD PPA Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Dunia
Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut insiden bisa jadi merupakan serangan yang disengaja.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Seorang Pelajar di Palmerah Jakarta Dibacok Orang Tidak Dikenal, Korban Alami Tiga Jahitan di Kepala
Pelaku pembacokan itu, diketahui menggunakan jaket serta masker. Salah satu terduga pelaku juga nampak mengenakan celana sekolah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Seorang Pelajar di Palmerah Jakarta Dibacok Orang Tidak Dikenal, Korban Alami Tiga Jahitan di Kepala
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
SAM berstatus warga negara Indonesia (WNI) melalui jalur naturalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Bagikan