Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Perbaikan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Perbaikan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya

Kepala BNPB Letjen Suharyanto. Foto: dok BNPB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah menyiapkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengatakan besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah warga.

Baca juga:

TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

Rusak ringan akan menerima Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta. Yang rusak berat, misalnya rumahnya hancur, akan dibangunkan hunian sementara untuk tempat tinggal sambil menunggu hunian permanen, hunian tetap dibangun atau diberikan dana tunggu hunian,

kata Suharyanto saat meninjau Puskesmas Riung, Ngada, Rabu (19/8).

Bagi rumah yang mengalami rusak berat, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap). Namun, sebelum huntap selesai dibangun, warga akan mendapatkan pilihan tempat tinggal sementara.

Siapkan Dana Tunggu Hunian

BNPB menyiapkan dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu atau hunian sementara (huntara). Warga dengan rumah rusak berat nantinya dapat memilih salah satu dari dua skema tersebut.

Dana tunggu hunian dapat digunakan untuk menyewa tempat tinggal, sedangkan warga yang memilih huntara akan menempati hunian sementara hingga rumah permanen tersedia.

Baca juga:

Kemensos Tambah Bantuan ke NTT, Dikirim Lewat Jalur Laut

Skema tersebut disiapkan agar warga terdampak tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama proses pemulihan dan pembangunan hunian tetap berlangsung.

Bantuan Menunggu Verifikasi Kerusakan

Seluruh dukungan tersebut baru dapat direalisasikan setelah proses pendataan dan verifikasi terhadap tingkat kerusakan rumah dilakukan secara menyeluruh.

Langkah tersebut penting untuk memastikan bantuan diterima warga yang tepat, sekaligus mencegah adanya data ganda atau kesalahan dalam menentukan kategori kerusakan.

Suharyanto meminta organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat koordinasi dalam proses pendataan dan verifikasi. Kerja sama antara pemerintah daerah, BPBD, dan seluruh unsur terkait dinilai penting agar pendataan dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga:

Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa

Untuk mempercepat penanganan dampak gempa Flores, Kepala BNPB juga meminta setiap kabupaten/kota yang terdampak segera membentuk satuan tugas (satgas) percepatan penanganan darurat.

Satgas dapat dibentuk oleh bupati atau wali kota dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Dengan begitu, koordinasi penanganan bencana, pendataan kerusakan rumah, hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak dapat berjalan lebih terpadu. (Knu)

#Gempa #Gempa NTT #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Perbaikan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya
Pemerintah menyiapkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Perbaikan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya
Indonesia
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Presiden Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi lokasi gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Indonesia
TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT
TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyiagakan enam pesawat angkut untuk mempercepat pengiriman bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Kemensos Tambah Bantuan ke NTT, Dikirim Lewat Jalur Laut
Kementerian Sosial (Kemensos) menambah bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa Flores, dengan pengiriman menggunakan jalur laut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Kemensos Tambah Bantuan ke NTT, Dikirim Lewat Jalur Laut
Indonesia
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Bakal Dukung Relokasi Anggaran Kemenkeu
DPR menyampaikan duka cita mendalam atas gempa yang melanda NTT dan daerah di sekitarnya pada Sabtu (15/6) yang menyebabkan korban luka-luka hingga meninggal dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Bakal Dukung Relokasi Anggaran Kemenkeu
Indonesia
Dampak Gempa di NTT, Kawasan Wisata di Flores Ditutup Sementara
Tempat wisata saat ini masih ditutup untuk sementara, seperti Goa Rangko di Kabupaten Manggarai Barat, Kampung Adat Wae Rebo di Manggarai, dan Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Dampak Gempa di NTT, Kawasan Wisata di Flores Ditutup Sementara
Indonesia
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
BMKG mencatat 1.979 gempa susulan pasca gempa 7,7 SR di NTT hingga 17 Agustus 2026. Aktivitas masih fluktuatif, diperkirakan stabil dalam 2–3 pekan
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
Indonesia
Pemerintah Diminta Percepat Pencairan Anggaran untuk Sekolah Rusak Akibat Gempa NTT
Pemerintah diminta memberikan perhatian serius terhadap banyaknya sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Pemerintah Diminta Percepat Pencairan Anggaran untuk Sekolah Rusak Akibat Gempa NTT
Indonesia
Pengiriman Logistik untuk Korban Gempa Flores NTT, Pesawat Hercules Bawa Belasan Ton Bantuan
BNPB mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan untuk mendukung penanganan darurat gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Frengky Aruan - Selasa, 18 Agustus 2026
Pengiriman Logistik untuk Korban Gempa Flores NTT, Pesawat Hercules Bawa Belasan Ton Bantuan
Indonesia
Menkeu Purbaya Ungkap Dana BNPB Rp 5 Triliun Masih Tersedia untuk Penanganan Gempa NTT, Siapkan Dana Siaga
Pemerintah menyiapkan pembiayaan penanganan gempa NTT. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut dana BNPB masih tersedia sekitar Rp 5 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Menkeu Purbaya Ungkap Dana BNPB Rp 5 Triliun Masih Tersedia untuk Penanganan Gempa NTT, Siapkan Dana Siaga
Bagikan