Kontroversi Aturan Artis Jadi Caleg, Ini Kata Komisi II DPR

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 23 Agustus 2016
Kontroversi Aturan Artis Jadi Caleg, Ini Kata Komisi II DPR

Anang Hermansyah Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) (Foto/Instagram Anang Hermansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Wacana untuk membuat Undang-Undang Pemilu yang mengatur bila calon legislatif tidak hanya berbekal ketenaran seperti artis dan harus memiliki pengalaman selama satu tahun di partai ditanggapi Wakil Ketua Komisi II, Riza Patria.

"Ada beberapa wacana terkait harus menjadi anggota selama satu tahun di partai politik termasuk artis saya kira itu kan baru sekedar usulan dari Kemendagri," kata Riza di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/8).

Menurut Riza usulan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih harus dibahas lebih lanjut. Pasalnya usulan tersebut sangat bertentangan dengan Undang-Undang Dasar.

"Bagi kami setiap warga negara mempunyai hak yang sama apakah itu profesinya birokrasi, pengusaha, TNI, Polri yang telah berhenti untuk menjadi calon legislatif, begitu juga artis," ujarnya.

Meski begitu, politisi partai Gerindra itu tidak mengatakan ulusan dari Kemendagri tersebut salah. Ia yakin di balik usulan itu pasti memiliki sisi baiknya.

"Terkait dengan adanya pembatasan satu tahun harus menjadi anggota, saya kira masih usulan yang mungkin bermaksud baik agar semua masyarakat yang masuk ke legislatif betul-betul memahami ideologi bangsa dan partai pokitik," pungkas Riza. (Yni)

BACA JUGA:

  1. Idrus Marham Anggap Ahok Punya Hak Tak Pakai Cuti Kampanye
  2. Idrus Marham Jamin Partainya Tetap Konsisten Dukung Ahok
  3. Hanya Terkumpul 19.505 KTP, Ichsanuddin Noorsy Gagal Maju Pilkada DKI
  4. Ahmad Dhani Tidak Percaya Hasil Survey Terkait Pilkada DKI Jakarta
  5. Pamitan ke Warga Surabaya, Risma Beri Kode Keras Maju Pilkada DKI?
#Ahmad Riza Patria #Partai Gerindra #Artis Lokal #Legislatif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Hanura Usul Sistem Proporsional Setengah Terbuka untuk Pemilu 2029, Partai Diberi Peran Tentukan Caleg
Sistem pemilu harus terus dievaluasi agar menghasilkan wakil rakyat yang lebih berkualitas.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Hanura Usul Sistem Proporsional Setengah Terbuka untuk Pemilu 2029, Partai Diberi Peran Tentukan Caleg
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
Suhud Alynudin Resmi Gantikan Khoirudin sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta
Suhud Alynudin resmi menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. Ia menggantikan Khoirudin di posisi tersebut. Hal itu disetujui dalam paripurna DPRD DKI Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
Suhud Alynudin Resmi Gantikan Khoirudin sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Bagikan