Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan, Pemerintah Upayakan Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan, Pemerintah Upayakan Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia

Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi. (Foto: dok. Kemenag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia berupaya memulangkan jemaah umrah yang masih tertahan di kawasan Timur Tengah akibat dampak konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang berdampak pada sejumlah jadwal penerbangan di kawasan tersebut.

Sebagian jemaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Arab Saudi setelah mengalami penjadwalan ulang penerbangan menuju Tanah Air.

Melalui koordinasi dengan berbagai pihak, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus berupaya memastikan kepulangan jemaah dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Staf Teknis Urusan Haji di KJRI Jeddah, M. Ilham Effendy, mengatakan tim di lapangan terus memantau perkembangan situasi sekaligus menjembatani komunikasi antara jemaah, maskapai penerbangan, serta penyelenggara perjalanan.

"Tim di lapangan terus melakukan koordinasi dengan maskapai, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait untuk membantu memastikan proses pemulangan jemaah dapat berjalan sesuai jadwal penerbangan yang tersedia," ujar Ilham dalam keterangan resmi, Selasa (10/3).

Baca juga:

Konflik AS vs Israel–Iran Memanas, DPR Desak KBRI Lindungi Jemaah Umrah yang Tertahan

Berdasarkan data terbaru, terdapat sejumlah kelompok jemaah umrah Indonesia yang mengalami perubahan jadwal penerbangan kembali ke Indonesia.

Sebanyak 17 jemaah dari PT BMA dijadwalkan menerima penerbangan pengganti pada 10 Maret dan 14 Maret 2026. Saat ini mereka masih berada di Makkah.

Selain itu, terdapat 67 jemaah dari PT RLW yang juga menunggu jadwal penerbangan ulang. Sebagian dari mereka telah lebih dulu kembali ke Indonesia pada 9 Maret menggunakan maskapai Ethiopian Airlines dan Garuda Indonesia.

Sementara itu, tim KJRI Jeddah juga membantu lima jemaah umrah mandiri yang terdampak pembatalan penerbangan rute Madinah–Mumbai.

Saat ini proses pengembalian dana tiket serta penjadwalan ulang penerbangan tengah dilakukan oleh pihak maskapai, dengan rencana keberangkatan menggunakan Saudia Airlines pada 15 Maret 2026.

Baca juga:

Timur Tengah Memanas, 120 Jemaah Umrah Solo belum Bisa Pulang

43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda

Dalam periode pemantauan yang sama, KJRI Jeddah mencatat sebanyak 2.062 jemaah umrah Indonesia berhasil kembali ke Tanah Air.

Dengan demikian, total jemaah yang telah pulang ke Indonesia sejak 28 Februari hingga 8 Maret 2026 mencapai 19.509 orang.

Di sisi lain, pada 8 Maret tercatat sebanyak 434 jemaah baru tiba di Arab Saudi dari Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah.

Ilham menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan berbagai pihak agar kepulangan jemaah berjalan sesuai rencana.

"Koordinasi dan pemantauan akan terus kami lakukan bersama pihak terkait agar proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya. (Asp)

#Jamaah Umrah #Konflik Israel-Iran #KJRI Jeddah
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Ketegangan Iran dan AS Mereda, Indonesia Diminta Ambil Pelajaran: hanya Bangsa Kuat yang Bertahan
Pelajaran terbesar dari meredanya konflik Iran dan Amerika Serikat bukan hanya pentingnya perdamaian, melainkan signifikannya kesiapan.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Ketegangan Iran dan AS Mereda, Indonesia Diminta Ambil Pelajaran: hanya Bangsa Kuat yang Bertahan
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Berharap para anggota DPR RI mendengar dan turut mencari solusi untuk ribuan korban yang gagal berangkat tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Indonesia
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Seluruh pihak harus mendukung penuh kesepakatan penghentian perang tersebut demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Indonesia
Konflik AS-Iran Mereda, DPR Minta Pemerintah Waspadai Risiko Energi Global
Konflik AS-Iran disebut mereda. Namun, Komisi XII DPR meminta pemerintah waspada terhadap risiko energi global.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Konflik AS-Iran Mereda, DPR Minta Pemerintah Waspadai Risiko Energi Global
Dunia
AS dan Iran Nyatakan Siap Perang, Perundingan Terkatung-Katung
Waktu berakhirnya gencatan senjata makin mendekat di tengah ketidakpastian terkait dengan perundingan yang akan dilanjutkan di Pakistan.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
AS dan Iran Nyatakan Siap Perang, Perundingan Terkatung-Katung
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Putuskan Berkoalisi dengan Iran, Nyatakan Perang Melawan Israel
Prabowo dikabarkan memutuskan untuk berkoalisi dengan Iran dan siap berperang lawan Israel. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Putuskan Berkoalisi dengan Iran, Nyatakan Perang Melawan Israel
Indonesia
Arab Saudi Mulai Siapkan Layanan Haji, Batas Keberangkatan Umrah 18 April 2026
Warga negara Indonesia yang akan menjalankan ibadah haji tidak mencoba menggunakan jalur haji ilegal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Arab Saudi Mulai Siapkan Layanan Haji, Batas Keberangkatan Umrah 18 April 2026
Indonesia
Konflik Amerika-Israel dan Iran Bikin Harga Plastik Melonjak, Industri Komestik Ikut Terdampak
Bukan hanya di bidang makanan dan minuman, industri kosmetik sampai jasa juga merasakan efek kenaikan harga plastik yang mengurangi keuntungan pengusaha.
Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Konflik Amerika-Israel dan Iran Bikin Harga Plastik Melonjak, Industri Komestik Ikut Terdampak
Indonesia
Selat Hormuz Terancam, DPR Minta Pemerintah Hitung Dampak ke Ekonomi Indonesia
DPR ingatkan dampak konflik Iran-AS-Israel terhadap ekonomi Indonesia. Penutupan Selat Hormuz bisa picu lonjakan harga minyak dan ganggu ketahanan energi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Selat Hormuz Terancam, DPR Minta Pemerintah Hitung Dampak ke Ekonomi Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Begini Fakta Sebenarnya
Indonesia dikabarkan mengirim bantuan rudal untuk Iran. Informasi itu diunggah oleh akun Facebook bernama Rahmat Al Muhajir.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Begini Fakta Sebenarnya
Bagikan