Konflik Keraton Bikin Dana Hibah tak Cair, GKR Timoer Tegaskan tak Ada Rebutan Uang
Pengageng Sasana Wilapa, GKR Panembahan Timoer Rumbay Kusuma Dewayani (kanan). (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - PENGAGENG Sasana Wilapa GKR Panembahan Timoer Rumbay Kusuma Dewayani buka suara terkait dengan kebijakan Pemkot Solo yang menghentikan pencairan dana hibah Keraton Surakarta 2026 akibat konflik dualisme PB XIV. Ia menegaskan pihaknya bersama Sinuhun Paku Buwono (PB) XIV Hamangkunegoro atau Purbaya fokus dalam internal keraton.
“Untuk itu (dana hibah) saya mendingan belum komentar dulu daripada dikira rebutan duit (uang), mending saya tidak komentar dulu,” ujar GKR Timoer, Kamis (27/11).
Dia menegaskan pihaknya dalam hal ini hanya ingin memberi tahu masyarakat bahwa sudah ada penerus takhta dan kelembagaan baru di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. “Saya hanya ingin masyarakat dan pemerintah tahu bahwa di sini sudah ada kelembagaan baru yang dipimpin PB XIV,” pungkasnya.
Pemkot Solo dipastikan menunda pencairan dana hibah ke Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada 2026. Hal itu dipicu konflik internal yang saling mengklaim sebagai ahli waris takhta, yakni antara PB XIV Purbaya dan PB XIV Hangabehi. Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Murtono mengatakan dana hibah untuk Keraton masih terus dianggarkan setiap tahun, dan nominalnya diperkirakan tidak kurang dari Rp 200 juta.
Baca juga:
Konflik Dua Raja Keraton Solo, Pemkot Tunda Pencairan Dana Hibah
Namun, sekda mengatakan penyaluran dana di tahun anggaran 2026 mungkin akan ditunda hingga internal keraton mencapai kesepakatan. "Kalau belum ada penyelesaian (konflik internal), belum cair. Kan kita mau ada yang bertanggung jawab dengan dana itu," kata Budi, Sabtu (22/11).
Ia menegaskan, sebelumnya dana hibah rutin APBD Pemkot Solo ini langsung diserahkan kepada PB XIII. Namun, setelah dualisme kekuasaan sekarang, pemkot harus lebih cermat dan menunggu pihak yang secara sah berhak menerima dan mengelola dana hibah tersebut. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Prihatin Lihatnya, 2 Raja Solo Salat Bareng Tanpa Saling Sapa di Masjid Agung Keraton
Bagikan
Berita Terkait
Jadi Pelaksana Keraton Solo, Tedjowulan Minta 2 Raja Kembar Serahkan Penguasaan Aset
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
Banjir, Perjalanan KA Banyubiru Ekspres Solobalapan Dibatalkan
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
ASN Solo Mulai WFA, Walkot Respati Sebut Hemat Anggaran Operasional Kantor 29 Persen
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Selama Libur Nataru, Bandara Adi Soemarmo Layani 60.782 Penumpang
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro