Kondisi Yahukimo Berangsur Membaik Pasca Serangan OPM, Pengamanan Diperketat
Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito (ANTARA/Qadri Pratiwi)
Merahputih.com - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Rudi Puruwito, menyebut bahwa situasi di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berangsur kondusif pasca-serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap tenaga kesehatan dan guru pada Jumat (21/3). Masyarakat setempat, yang sempat mengungsi ke hutan atau desa tetangga, mulai kembali ke rumah mereka.
"Warga asli Kampung Yahukimo yang sebelumnya mengungsi kini perlahan-lahan kembali. Berdasarkan data terbaru, 34 orang telah kembali," ujar Rudi, Senin (24/3).
Baca juga:
KKB Serang dan Bakar Kampung di Yahukimo, 6 Orang Guru Gugur
Rudi menegaskan, pasukan Rajawali masih berjaga di Distrik Anggruk untuk memastikan keamanan.
Saat ini, enam korban luka-luka sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Marthen Indey, sementara jenazah seorang guru kontrak disemayamkan di sana.
"Lima guru kontrak, yaitu Kosmas, Fidi Lena, Tari, Paskalia, dan Fanti, serta seorang perawat bernama Irmawati, mengalami luka serius. Seorang guru kontrak lainnya, Rosallia Lere Sugem, meninggal dunia dan akan diterbangkan ke kampung halamannya di Flores, Nusa Tenggara Timur," jelas Pangdam.
Baca juga:
Legislator NasDem Tegaskan 7 KKB Papua Sudah Deklarasikan Diri Kembali ke Pangkuan NKRI
Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miran, menyatakan bahwa pemerintah daerah akan menyerahkan korban kepada keluarga dan yayasan untuk pemulangan ke kampung halaman.
Ia mengecam keras aksi kekerasan terhadap guru dan tenaga kesehatan, yang seharusnya membantu mencerdaskan masyarakat setempat.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
PDIP Sebut Teror terhadap Aktivis dan Kreator Konten Cerminan Kemunduran Kualitas Demokrasi di Indonesia
Amnesty International: Rentetan Teror terhadap Aktivis Ancam Kebebasan Berpendapat
Teror terhadap Influencer dan Aktivis, Bentuk Pembungkaman Kritis Ternyata masih Lazim di Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Polisi Buru Dalang di Balik 'Kamila Hamdi' yang Bikin Warga Depok Geger
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri