Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Lingkungan

Kondisi Memprihatinkan Populasi dan Konservasi Penyu di Indonesia

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Senin, 24 Januari 2022
Kondisi Memprihatinkan Populasi dan Konservasi Penyu di Indonesia

Populasi penyu di Indonesia kian memprihatinkan (Sumber: Pexels/Jeremy Bishop)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAI negara maritim, salah satu hewan dengan populasi yang cukup banyak di Indonesia adalah penyu. Penyu merupakan binatang yang sudah ada sejak jutaan tahun lalu. Kemampuan adaptasinya yang tinggi membuat penyu bisa bertahan hingga saat ini. Sayangnya, hal tersebut tidak menjadi jaminan kelestarian penyu di Indonesia.

Populasi penyu menghadapi ancaman yang cukup serius dan mengkhawatirkan. Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebutkan faktor yang mengancam eksistensi penyu di Indonesia antara lain pengambilan telur penyu untuk perdagangan, penangkapan indukan penyu dan kematian penyu yang disebabkan terjerat secara tidak sengaja dalam kegiatan penangkapan ikan. Dengan jumlahnya yang kian menyusut, pada 1999 pemerintah telah menetapkan penyu sebagai jenis biota yang dilindungi.

Baca Juga:

Bayi Penyu Diamondback Terrapin Langka Ini Punya 2 Kepala dan 6 Kaki

penyu
Penyu menjadi biota laut yang dilindungi. (Sumber: Pexels/Jeremy Bishop)

Daerah pesisir yang menjadi wilayah peneluran penyu sebagian besar telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi. Salah satunya adalah Pulau Serangan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali. Pulau yang terkenal sebagai pusat konservasi kura-kura dan penyu tersebut fokus untuk konservasi dan bukan untuk tujuan komersialisasi penyu dan kura-kura. Di pulau ini juga banyak kegiatan konservasi yang dilakukan seperti merelokasi telur penyu di pantai dan dibawa ke tempat penangkaran untuk ditetaskan. Kemudian setelah menetas, penyu yang berupa tukik akan dikembalikan ke habitatnya.

tukik
Telur yang sudah menjadi tukik dikembalikan ke habitatnya. (Sumber: Pexels/Jolo Diaz)

Salah satu wahana konservasi yang cukup ternama di sana adalah Turtle Conservation and Education Center (TCEC) yang berada di Jalan Tukad Wisata No. 4, Kelurahan Serangan, Denpasar. TCEC merupakan wahana konservasi yang diprakarsai oleh sejumlah tokoh pelestarian lingkungan di Bali, WWF, dan Pemerintah Propinsi Bali. Pilot project tempat ini dimulai pada 1982, atas prakarsa antara lain Menteri Riset dan Teknologi ketika itu, B.J. Habibie.

Wahana konservasi penyu yang telah beroperasi 17 tahun lalu tersebut menghadapi krisis finansial. Hal itu mendorong bintang film Perempuan Tanah Jahanam dan Pengabdi Setan, Asmara Abigail menggelar kampanye bersama dengan BenihBaik.com mengajak publik bersama-sama peduli konservasi penyu di Pulau Serangan.

Baca Juga:

Jelajah Maluku Utara, Surga Penyu Hijau di Tanjung Waka

Asmara Abigail ingin terlibat dalam upaya kebaikan ini karena sejak dua tahun organisasi nirlaba tersebut berusaha untuk menekan biaya tanpa harus mengurangi standar perawatan tiga jenis penyu yang ada di penangkaran. "Krisis terbesar terjadi sejak pandemi COVID 19. Organisasi nirlaba ini berharap besar dari orang-orang yang memiliki kepedulian untuk membantu melalui sumbangan yang sangat berarti di masa pandemi ini," ujar Asmara Abigail.

Asmara Abigail
Kepedulian Asmara Abigail akan konservasi penyu di Indonesia. (Sumber: Istimewa)

"Biaya terbesar dari TCEC adalah biaya pakan penyu. Sebelumnya TCEC masih bisa mengatasi tanggungan pakan ikan dan rumput laut yang mana merupakan pakan yang baik untuk reptil tersebut, pada saat itu komunitas bisa fokus dalam kegiatan penting mengedukasi dan melatih masyarakat umum," tuturnya. (avia)

Baca Juga:

Miss Earth Trenyuh Mengetahui Penyu Makan Plastik

#Kebersihan Lingkungan #Penyu #Penangkaran Penyu #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Olahraga
Semarak Merah, Toko Ritel Liverpool FC Terbaru di Bali
Toko ritel mandiri Liverpool FC ini berlokasi di Beachwalk Shopping Centre, mencerminkan pertumbuhan Liverpool FC yang berkelanjutan di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Semarak Merah, Toko Ritel Liverpool FC Terbaru di Bali
Indonesia
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat mencari alternatif melalui pengembangan taksi laut.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Bagikan