Komjen Listyo Sigit Pastikan Seniornya Punya Kesempatan Dapat Jabatan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 20 Januari 2021
Komjen Listyo Sigit Pastikan Seniornya Punya Kesempatan Dapat Jabatan

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: ANTARA/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, menjamin pengaturan jabatan di era kepemimpinannya nanti diatur secara proporsional.

"Senior tetap memiliki ruang, junior yang berprestasi juga kita berikan kesempatan," kata Listyo Sigit Prabowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1).

Baca Juga:

Listyo Sigit Akan Sampaikan Arah Kebijakannya dalam Fit and Proper Test

Dia menjamin penempatan jabatan akan mengacu pada kompetensi. Ada parameter yang ditetapkan untuk setiap posisi.

"Karena sudah ada parameternya, ada penilaiannya, ada standarnya, ada assesmennya," ucap lulusan Akademi Kepolisian 1991 ini.

Ia berjanji penilaian untuk penempatan jabatan dilakukan secara proporsional. Prestasi-prestasi setiap anggota pasti dipantau. Dia tak mau di masanya nanti anggota disibukkan pemikiran cara memberi ke pimpinan.

"Yang penting kalian bekerja. Di situ rekan-rekan bisa kemudian berlomba mencari prestasi yang terbaik," pungkasnya.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj/aa.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj/aa.

Anggota Komisi III Fraksi Partai Gerindra Wihadi Wiyanto mendukung jargon baru Polri yang diperkenalkan Komjen Listyo Sigit Prabowo saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), yaitu PREdiktif, responSIbilitas, dan transparanSI berkeadilan (Presisi).

Wihadi menuturkan 'Presisi' menghilangkan trauma anggota terhadap jargon Polri sebelumnya, yakni PROfesional, MOdern, TERpercaya (Promoter). "Ini saya harapkan ada suatu perubahan juga," ucap Wihadi.

Wihadi menyinggung soal mekanisme hukuman dan penghargaan (punishment and reward) di Polri terkait jargon itu.

Pada masa Promoter, reward lebih banyak diberikan kepada anggota-anggota di satuan kerja tertentu, semisal narkoba dan terorisme. Wihadi menuturkan banyak anggota Polri yang mengeluhkan penerapan sistem reward di masa jargon Promoter.

Baca Juga:

ICW Minta DPR Gali Komitmen Pemberantasan Korupsi Komjen Listyo

Wihadi mengambil contoh seorang polisi yang menjabat sebagai kepala bidang hukum (kabidkum) di suatu polda yang susah mendapatkan kesempatan sekolah.

"Nah, sekarang Bapak ganti dengan Presisi ini, trauma itu dari anggota hilang, tidak lagi Promoter, tidak ada lagi (kata) 'tertentunya' itu. Kami harapkan Presisi," tutup Wihadi. (Knu)

#Kapolri #Calon Kapolri #Kapolri Listyo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Bareskrim Polri telah meningkatkan 98 laporan polisi (LP) mengenai korporasi terkait karhutla ke tingkat penyidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Polri mengusut 98 kasus karhutla dan mendalami dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk dari negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Indonesia
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Ia berjanji akan mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
Kapolri Kerahkan Motor Trail dan ATV Dukung Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Darat
Operasi, tegas ia, tidak hanya mengandalkan pengerahan personel, tetapi juga pemanfaatan peralatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kapolri Kerahkan Motor Trail dan ATV Dukung Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Darat
Indonesia
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, rotasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Indonesia
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Setiap anggota dituntut untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Indonesia
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri
Pemetaan kawasan rawan narkoba dapat menjadi acuan bagi kepolisian dalam menentukan prioritas operasi, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkotika.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri
Indonesia
IPW Minta Kapolri Suyudi Jadikan Pemberantasan Narkoba Program 100 Hari Kerja
Kapolri perlu memerintahkan Kabareskrim dan seluruh kapolda agar meningkatkan operasi di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkoba.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
IPW Minta Kapolri Suyudi Jadikan Pemberantasan Narkoba Program 100 Hari Kerja
Bagikan