Komandan Al-Qaida di Yaman Tewas Diserang Drone AS

Eddy FloEddy Flo - Senin, 03 Juli 2017
Komandan Al-Qaida di Yaman Tewas Diserang Drone AS

Seorang pria berjalan di depan kebakaran yang terjadi lokasi serangan udara pimpinan Saudi yang mengenai bengkel perbaikan mobil di barat laut kota Saada, Yaman, (ANTARA FOTO/REUTERS/Naif Rahma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Seorang komandan tingkat menengah cabang Al-Qaida di Yaman tewas dalam satu serangan "drone" milik AS di Provinsi Abyan, yang bergolak di negeri tersebut, kata seorang pejabat keamanan kepada Xinhua pada Ahad (2/7).

Pesawat tanpa awak milik AS tersebut menembakkan rudal ke satu kendaraan yang sedang melaju dan membawa anggota Al-Qaida di Daerah Al-Wadhei di Provinsi Abyan pada Sabtu larut malam (1/7), kata pejabat keamanan itu --yang tak ingin di sebutkan jatidirinya.

Sumber itu mengatakan Ibrahim Al-Adani, komandan tingkat menengah Al-Qaida, tewas bersama dua pengawalnya, saat kendaraan yang membawa mereka hancur total dalam serangan tersebut.

AS sering melancarkan serangan "drone" terhadap anggota Al-Qaida di daerah pegunungan di Provinsi Shabwa dan Abyan, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang. Pasukan keamanan Yaman telah memerangi gerilyawan garis keras cabang Al-Qaida di Yaman sejak kemunculan kelompok itu delapan tahun lalu.

Kelompok fanatik tersebut belum mengeluarkan komentar mengenai serangan paling akhir AS itu.

Yaman, satu negara Arab, telah dirongrong oleh kelompok gerilyawan paling Al-Qaida yang aktif di wilayah Timur Tengah.

Al-Qaida di Jazirah Arab (AQAP), yang berpusat di Yaman dan juga dikenal oleh warga lokal dengan nama "Ansar Ash-Sharia", muncul pada Januari 2009. Kelompok itu telah mengaku bertanggung-jawab atas sejumlah serangan terhadap lembaga pemerintah dan militer Yaman.

AQAP dan kelompok yang memiliki hubungan dengan ISIS memanfaatkan kevakuman keamanan dan perang saudara yang berkecamuk untuk memperluas pengaruh mereka dan merebut lebih banyak wilayah di Yaman Selatan.

Keamanan di Yaman telah memburuk sejak Maret 2015, ketika perang meletus antara kelompok Syiah Al-Houthi, yang didukung oleh mantan presiden Ali Abdullah Saleh, dan pasukan pemerintah --yang didukung oleh koalisi Arab pimpinan Arab Saudi, yang mendukugn Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.

Lebih dari 10.000 orang telah tewas dalam pertempuran darat dan serangan udara sejak saat itu, banyak di antara mereka warga sipil.

Sumber: ANTARA

#ISIS #Yaman #Konflik Suriah #Amerika Serikat #Jaringan Teroris #Drone
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka
Lima rudal balistik Houthi hantam Istana Presiden Al-Maashiq di Aden, Yaman. 5 orang tewas dan PM Shaya al-Zindani selamat. Simak berita selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
Dewan Dalam Negeri Arab Kecam Serangan Berulang Kelompok Houthi ke Warga Sipil
Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi ke arah Khamis Mushait, wilayah barat daya Arab Saudi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dewan Dalam Negeri Arab Kecam Serangan Berulang Kelompok Houthi ke Warga Sipil
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Olahraga
Bukit 360 Mandalika Dijaga Ketat! Brimob Siaga Tembaki Drone Liar di Atas Sirkuit
Satgas Antipesawat Nirawak Brimob bersiaga di Bukit 360 Mandalika untuk lumpuhkan drone tanpa izin demi keselamatan MotoGP 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukit 360 Mandalika Dijaga Ketat! Brimob Siaga Tembaki Drone Liar di Atas Sirkuit
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Bagikan