MerahPutih.com - Satuan Tugas (Satgas) Antipesawat Nirawak resmi menyiagakan kekuatan penuh di puncak strategis Bukit 360 Mandalika guna menyterilkan ruang udara Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (8/10).
Penyiagaan pasukan khusus kepolisian itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan dari aktivitas drone atau pesawat nirawak tanpa izin yang beterbangan selama ajang balap internasional MotoGP 2026 berlangsung.
Baca juga:
Jadwal Lengkap MotoGP Indonesia 2026: Perebutan Gelar Juara Memanas di Sirkuit Mandalika Lombok
Kepada media, Kabid Humas Polda NTB Kombes Mohammad Kholid menjelaskan bahwa jajaran personel yang diterjunkan dalam satgas udara ini merupakan pasukan terlatih yang disiagakan langsung dari Korps Brimob Mabes Polri.
Mereka disiagakan untuk mengantisipasi aktivitas drone tanpa izin yang masuk ke kawasan sirkuit selama gelaran MotoGP 2026 berlangsung,
Kombes Mohammad Kholid
Dua Jurus Lumpuhkan Drone Liar di Sirkuit Mandalika
Langkah pengamanan ketat di kawasan udara ini ditempuh Polri demi menjamin keselamatan para pebalap kelas dunia, jajaran ofisial tim, penonton, hingga seluruh pihak di area sirkuit.
Kombes Kholid membeberkan Satgas Antipesawat Nirawak mengandalkan dua metode taktis utama untuk menindak tegas penerbangan drone yang melanggar prosedur.
Metode pertama menggunakan teknologi jamming mutakhir yang mampu mengacak serta memutuskan sinyal GPS maupun frekuensi komunikasi antara drone dengan kendalinya.
Satgas juga membekali diri dengan sistem return to home (RTH) guna memaksa wahana nirawak itu kembali secara otomatis ke titik awal peluncurannya.
Baca juga:
Manajer Ducati Rela Marc Marquez Kehilangan Poin di MotoGP Mandalika 2026
Warning Keras Terbangkan Drone di Area Terlarang
Polda NTB juga mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat sekitar maupun wisatawan agar tidak coba-coba menerbangkan drone di zona bebas penerbangan Sirkuit Mandalika sepanjang 9–11 Oktober 2026.
Pengawasan ketat ini akan diberlakukan selama tiga hari berturut-turut mulai dari sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga babak balapan utama MotoGP.
"Kami mengingatkan masyarakat maupun pengunjung untuk tidak menerbangkan drone tanpa izin, ikuti ketentuan petugas supaya pelaksanaan MotoGP berlangsung aman, tertib, serta nyaman," tandas Kombes Kholil. (*)