KNTI: Hambatan Utama Nelayan Masalah Permodalan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 11 September 2015
KNTI: Hambatan Utama Nelayan Masalah Permodalan

Aktivitas nelayan di pelabuhan (Foto Antara/Dedhez Anggara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Hambatan yang dihadapi para nelayan selama ini adalah masalah permodalan. Sadar akan masalah ini pemerintah akan menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 12 persen menjadi 9 persen pada tahun 2016. 

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) M Riza Damanik menyambut baik rencana Pemerintah menurunkan suku bunga KUR. Apalagi upaya ini dilakukan untuk membantu usaha kecil yang ingin berkembang.

"Menurut saya seharusnya itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi para nelayan. Karena salah satu hambatan utama masyarakat nelayan di Indonesia itu masalah modal usaha," kata Riza di kantor KNTI di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (11/9).

Menurut Riza dengan menurunkan suku bunga KUR dapat menurunkan ketergantungan nelayan terhadap pengusaha yang membeli ikan tangkapan mereka dengan harga murah. "Karena ketiadaan modal nelayan menjadi tergantung kepada pengusaha ikan," jelas Riza. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan Pemerintah telah menurunkan suku bunga KUR menjadi 12 persen untuk tahun ini, dan berencana untuk menurunkan suku bunga KUR menjadi 9 persen pada 2016 mendatang. (rfd)

Baca Juga: 

Perbankan Tolak Beri KPR untuk Tukang Klontong, Nelayan, dan Sopir Angkot

Usai Lebaran Nelayan Kembali Melaut

Tinggalkan Cantrang, Nelayan Dijanjikan Kredit Rp7,15 Triliun

#Kredit Usaha Rakyat (KUR) #M Riza Damanik #KNTI #Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi-JK
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Usaha Mikro Diklaim Telah Dapat Kucuran KUR Rp 70 Triliun, Bakal Perbanyak Wirausaha
Pemerintah menargetkan hingga tahun 2029 sedikitnya 10 juta masyarakat dapat bekerja secara formal atau menjadi wirausaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Usaha Mikro Diklaim Telah Dapat Kucuran KUR Rp 70 Triliun, Bakal Perbanyak Wirausaha
Indonesia
Kredit UMKM Turun Rp 3 Triliun, DPR Desak BI Koreksi Fokus Perbankan
Kinerja perbankan periode 2025 hingga triwulan pertama 2026 yang menunjukkan tren negatif pada sektor kerakyatan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
Kredit UMKM Turun Rp 3 Triliun, DPR Desak BI Koreksi Fokus Perbankan
Indonesia
Menkeu Ngotot Ingin Ambil Alih PNM Buat Jadi Lembaga Khusus Penyalur KUR
Rencana akuisisi PNM tersebut diajukan sebagai salah satu solusi untuk memperlancar penyaluran KUR.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Menkeu Ngotot Ingin Ambil Alih PNM Buat Jadi Lembaga Khusus Penyalur KUR
Indonesia
Dongkrak Produksi Petani, DPR Minta Plafon KUR di bawah Rp 10 Juta Dihitung Ulang
DPR RI juga menekankan pentingnya penguatan sistem informasi kredit dan peran lembaga penjamin dalam memitigasi risiko kredit bermasalah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Dongkrak Produksi Petani, DPR Minta Plafon KUR di bawah Rp 10 Juta Dihitung Ulang
Indonesia
KUR Perumahan Segera Diumumkan, Diklaim Bisa Buka Lapangan Kerja
Fahri mengatakan pihaknya terus melakukan percepatan agar skema KUR ini bisa diperluas ke sektor perumahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Agustus 2025
KUR Perumahan Segera Diumumkan, Diklaim Bisa Buka Lapangan Kerja
Indonesia
Penghasilan Rp 3 Juta, Nelayan Bisa Dapat KUR Rp 350 Juta
Pemerintah menggandeng beberapa bank negara, bank syariah, dan BPD.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Januari 2024
Penghasilan Rp 3 Juta, Nelayan Bisa Dapat KUR Rp 350 Juta
Indonesia
Hingga 12 Juni 2023, Realisasi KUR Capai Rp 87,48 Triliun
Sepanjang tahun 2023 sampai dengan 12 Juni, penyaluran KUR mencapai Rp 87,48 triliun, yang diberikan kepada 1,6 debitur.
Zulfikar Sy - Sabtu, 17 Juni 2023
Hingga 12 Juni 2023, Realisasi KUR Capai Rp 87,48 Triliun
Bagikan