KNKT Ungkap Penyebab Kecelakaan Truk Trailer Tewaskan Sejumlah Orang di Bekasi
Truk kontainer diduga penyebab kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung Kota Bekasi, Rabu. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
MerahPutih.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membeberkan laporannya terhadap insiden kecelakaan truk trailer yang menewaskan sejumlah orang di Bekasi, Jawa Barat.
KNKT menyatakan bahwa truk trailer yang menabrak halte dan merobohkan tiang BTS di Bekasi layak jalan dan semua sistem dipastikan aman bekerja dengan baik, temasuk rem.
“Dari hasil pemeriksaan, semua sistem rem bekerja bagus tidak ada kerusakan sama sekali,” ujar senior investigator KNKT Ahmad Wildan, Jumat (2/9).
Baca Juga:
Sopir Truk Trailer Kecelakaan Maut di Bekasi Terancam 6 Tahun Penjara
Ia menuturkan, bus tersebut juga layak untuk dijalankan.
“Secara keseluruhan layak jalan dan tidak ada masalah dalam pengereman,” tambahnya.
Ahmad menuturkan, penyebab kecelakaan tersebut yakni sopir menggunakan gigi tujuh saat melewati jalan turunan sebelum TKP dengan muatan besi dengan berat mencapai 55 ton.
Sehingga dengan muatan tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan pengereman. Gaya pengereman pun tidak bisa mengakomodasi muatan tersebut.
“Saya tanya ada masalah di dalam pengereman, dia bilang bisa mengerem, tapi enggak pakem karena beratnya terlalu berlebihan terus pakai gigi tujuh,” ucap Ahmad.
Baca Juga:
Insiden Berulang Kecelakaan Truk, Kemenhub Peringatkan Pengelola Uji Kelayakan Berkala
Diberitakan sebelumnya, sopir truk trailer berinisial AS (30) yang menyebabkan kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Kranji, Kota Bekasi ditetapkan sebagai tersangka.
Diketahui, insiden ini mengakibatkan 10 orang meninggal dunia.
"(Sopir truk trailer) sudah jadi tersangka," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, Kamis (1/9).
Menurut Hengki, penetapan tersangka berdasarkan terhadap sopir trailer itu berdasarkan alat bukti yang ada. Namun, tidak dijelaskan secara rinci terkait alat bukti dimaksud.
"Menetapkan tersangka berdasarkan alat bukti yang ada," ungkapnya. (Knu)
Baca Juga:
Identitas 7 Korban Tewas Kecelakaan Truk di RSUD Kota Bekasi
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Horor Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Semarang Buat 16 Orang Meninggal, Kaca Berserakan Hingga Beton Jalan Bergeser
Jenguk Korban Kecelakaan Mobil SPPG, Prabowo Janji Traktir Makan Bubur Ayam
Dijenguk Prabowo, Begini Kondisi Guru dan Siswa SDN 01 Kalibaru yang Ditabrak Mobil SPPG
4 Orang Meninggal di Dalam Mobil Saat di Tol Tegal, Polisi Tunggu Hasil Forensik
Pemprov DKI Diminta Terapkan Aturan Mobil Masuk Sekolah Buntut Mobil MBG Seruduk Siswa SDN Kalibaru 01
Olah TKP Mobil MBG 'Seruduk' Siswa SDN Kalibaru 01 Libatkan Dua Direktorat Sekaligus, Apa Tujuannya?